Korban Kebakaran Waena Akibat Aksi Brutal, Disambangi Pemkot Jayapura

Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah kota Jayapura melakukan peninjauan, sekaligus pemberian bantuan kepada korban kebakaran di Korem 172/PWY Waena, kota Payapura Papua, Sabtu (30/12/2023).

Diketahui, kebakaran yang menghanguskan 20 ruko, 6 unit rumah dinas dan beberapa fasilitas lainnya, termasuk Klinik Kesehatan milik Korem 172/PWY, dilakukan oleh masa pengantar jenazah almarhum Lukas Enembe, pada 28 Desember lalu.

Penjabat (Pj). Walikota Jayapura Frans Pekey di sela-sela kunjungan tersebut, menyesalkan tindakan pembakaran yang dilakukan oleh oknum-oknum, yang diduga ingin mengganggu keamanan kota Jayapura.

Dikesempatan ini Frans Pekei atas nama warga Papua, menyampaikan permohonan maaf atas kericuhan hingga terjadi pembakaran di beberapa lokasi, oleh masa pengantar jenazah mantan Gubernur Papua dua periode itu.

“Semua sudah terjadi, ungkapan prihatin atas kejadian ini sebagai orang Papua, menyampaikan permohonan maaf kepada para korban, termasuk pihak Korem,” ungkap Pekey.

Frans Pekey juga meminta maaf, atas keterlambatan petugas pemadam kebakaran menangani situasi tersebut, yang diakibatkan oleh kondisi kota Jayapura yang mencekam saat peristiwa tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD kota Jayapura Abisai Rollo mengatakan, peristiwa pembakaran tersebut dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang menyusup masuk ke dalam rombongan pengantar jenazah.

Dirinya menambahkan, pihak DPRD kota Jayapura akan turut membantu pembangunan kembali, fasilitas milik korem yang dibakar masa.

“Kita akan memberikan bantuan fisik berupa semen atau besi, agar bisa membantu membangun kembali fasilitas Korem yang terbakar ini.” Tandas Abisai.

Sementara itu Danrem 172/PWY Waena, Brigjen Dedi Hardono menyayangkan aksi pembakaran yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Hardono menyebutkan, pembakaran fasilitas kesehatan milik korem adalah hal yang sangat disesali. Karena menurutnya, Klinik Kesehatan milik Korem yang ikut dibakar tersebut, selama ini turut melayani warga masyarakat waena.

“Itu yang kami sangat sesalkan, namun sudah terjadi. Mari kita sama-sama menciptakan suasana kondusif lagi, dan saya minta warga kota untuk tidak terprovokasi.” Pungkas Hardono.

(elo)