<

Robby Awi : “Pemenuhan Hak Anak di Kota Jayapura Belum Setara”

Jayapura, Teraspapua.com – Guna meningkatkan kepedulian terhadap Pemenuhan Hak Anak (PHA), maka pemerintah kota Jayapura menggelar giat pelembagaan PHA pada lembaga pemerintah, non pemerintah dan dunia usaha kewenangan kabupaten/kota, Jumat (16/2).

Giat yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A & KB), dalam rangka HUT kota Jayapura ke 114, dengan tema “Mewujudkan Kota Jayapura Layak Bagi Anak” ini, dibuka oleh Penjabat (Pj). Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi.

Robby Kepas Awi pada kesempatan ini mengatakan. Kegiatan ini merupakan langkah penting, dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak yang mengalami kekerasan atau membutuhkan perlindungan.

“Hari ini kita berkumpul di sini untuk membahas masalah ini. Karena setiap anak memiliki hak untuk hidup dengan aman dan bebas diskriminasi.” Tandasnya.

Dikatakan, salah satu tantangan utama yang dihadapi, adalah ketidak kesetaraan dalam pemenuhan hak anak. Baik dalam akses pendidikan, layanaan kesehatan maupun lingkungan.

Untuk itu kata dia, kerjasama lintas sektor dan lintas lembaga harus dilakukan, untuk memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang sama.

“Kolaborasi dan kerjasama yang kuat antara pemerintah, masyarakat sipil dan sektor swasta, sangat penting untuk mencapai tujuan ini.” Pungkas Robby Awi.

Sementara itu Kepala DP3A & KB kota Jayapura. Betty A. Puy menyebutkan. Peran akif semua pihak termasuk pemerintah kampung sangat dibutuhkan, dalam memberikan perlindungan terhadap anak.

Kata dia, pemerintah kampung juga harus hadir dalam melihat persoalan ini. Karena menurutnya, harus ada anggaran untuk anak dalam setiap Alokasi Dana Desa (ADD).

Dikatakan, dengan melihat dinamika anak muda di kota Jayapura, yang sudah mengkonsumsi Miras dan Narkoba, maka menjadi tantangan semua pihak termasuk pemerintah kampung menyelesaikan persoalan tersebut.

“Karena mereka adalah sumber daya Port Numbay. Kalau tidak sekarang ditangani, kedepan siapa lagi yang mau membangun kampung-kampung di Port Numbay.” Tandas Betty.

(elo)