<

Ribuan Warga Antusias Ikuti Pencanangan HUT Kota Jayapura ke-144

Jayapura, Teraspapua.com – Keberadaan kota Jayapura yang akan memasuki usia 114 tahun patut disyukuri, karena dalam perjalanannya, kota Jayapura telah banyak mengalami perubahan yang signifikan di berbagai sektor.

Demikian dikatakan pejabat Sekda kota Jayapura Robi kipas Awi saat memimpin apel pencanangan HUT Kota Jayapura ke 114 yang berlokasi di pantai wisata holtekang, Sabtu (17/2/2024).

Dalam apel pencanangan yang dihadiri lebih dari 2000 orang tersebut, Robby Awi mengatakan, ada sejumlah catatan yang mewarnai perjalanan pembangunan di kota ini.

Dikatakan tema yang diangkat dalam HUT ke-114 ini adalah “Satu Hati, Satu Tekad Berkolaborasi Membangun Kota Jayapura Dalam Keberagaman, Kedamaian Untuk Kesejahteraan”.

“Maka semangat “Satu Hati” yang dihadirkan dalam pencanangan ini, harus dijabarkan dalam setiap momen, guna menghadirkan perubahan bagi kesejahteraan masyarakat kota ini.” Tandas Robby Awi.

Lanjut Robby Awi mengatakan, berdiri sejak 7 Maret 1910, kota Jayapura sudah 4 kali berubah nama. Mulai dari Holandia, Kota Baru, Soekarnopura dan terakhir Jayapura.

Dikatakan, semua warga kota Jayapura, memiliki tanggungjawab moril untuk berkarya bagi kota dengan nama lain Port Numbay ini.

“Warga kota Jayapura juga harus selalu mengedepankan kerukunan dan toleransi umat beragama. Karena hal ini sederhana, tetapi penting maknanya.” Ujar Robby Awi.

Sementara itu, ketua panitia HUT Kota Jayapura ke-114, Philip Hamadi menyebutkan. Kegiatan apel pencanangan  tersebut sengaja dilakukan di hari Sabtu, agar bisa melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

“Ini sesuai arahan Penjabat Walikota, agar masyarakat juga bisa merasakan dan menikmati pencanangan HUT Kota Ini,” ujar Hamadi.

Hamadi menambahkan, pada apel pencanangan ini, panitia HUT kota menyiapkan hadiah doorprize, dengan hadiah utama 5 unit motor dan puluhan hadiah menarik lainnya.

Lanjut Hamadi menyebutkan, beberapa kegiatan menyongsong HUT kota Jayapura ke-114 akan digelar oleh panitia. Diantaranya, turnamen antar kampung, nikah massal untuk agama Kristen, Islam, Hindu dan Buddha, pembagian sembako, bantuan UKM, pasar murah dan pelayanan kesehatan.

(elo)