<

Pemkot Gelar Safari Ramadhan Bersama Pimpinan Paguyuban se Kota Jayapura

Jayapura, Teraspapua.com – Safari Ramadhan dan Buka Puasa bersama, selalu dilakukan oleh Pemerintah dan Forkopimda Kota Jayapura setiap tahun, dengan menjangkau berbagai unsur.

Demikian hal ini disampaikan Penjabat (Pj) Walikota Jayapura Frans Pekey, dalam giat Safari Ramadhan sekaligus buka Puasa bersama Pemkot dan Forkopimda, dengan Paguyuban se kota Jayapura, yang berlangsung di lantai 10 Hotel Mercure, Selasa (02/4/2024).

Frans Pekey menyebutkan, jika tahun kemarin Safari Ramadhan dilaksanakan dengan mendatangi Podok Pesantren, maka tahun ini Pemkot Jayapura menggelar hal yang sama, dengan pimpinan-pimpinan masyarakat atau paguyuban, serta organisasi masyarakat.

“Tahun ini selain rumah ibadah, juga kita laksanakan bersama-sama dengan para pemimpin-pemimpin masyarakat dari berbagai paguyuban di kota Jayapura, khususnya yang sedang menjalankan Ibadah Puasa,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, Pemkot Jayapura terus menjaga, merawat dan melestarikan tali silaturahim antara semua unsur kelompok, dengan berbagai perbedaan di tengah-tengah masyarakat.

Untuk itu dirinya berharap, dengan buka Puasa yang dilaksanakan bersama ini, komunikasi dan hubungan kemitraan terus terjalin antara pemerintah, Forkopimda dengan para tokoh masyarakat yang ada di kota Jayapura.

“Kota Jayapura yang sangat heterogen ini, kita terus bersama-sama menggaungkan semangat untuk hidup harmoni, dengan toleransi yang tinggi, menjalin hubungan persaudaraan tanpa membeda-bedakan.” Pungkasnya.

Kata Frans Pekey, perbedaan bukan untuk disatukan. Tetapi berbeda tentu untuk saling menghormati dan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan bersama di kota Jayapura.

Sementara itu, mewakili Sekjen Forum Kerukunan Nusantara (FKN) Papua, H. Sarminanto mengatakan. Paguyuban-paguyuban yang ada di kota Jayapura selayaknya terus bermitra dengan pemerintah.

Sarminanto mengaku bangga, karena hehidupan masyarakat paguyuban bisa mendapat tempat ditengah-tengah pemerintah daeran dan terlebih khusus dalam masyarakat kota Jayapura.

“Kita dan anak-anak kita lahir dan besar di kota Jayapura. Untuk itu jangan ingkari, bahwa kita juga punya kewajiban membangun kota ini,” pungkasnya.

(elo)