banner 325x300
DAERAH  

Apel Awal Bulan, Wakil Bupati Jimmy Kapisa Serahkan SK Pensiun dan Soroti Inflasi hingga THR

Suasana apel awal bulan Maret lingkup Pemerintah Kabupaten Biak Numfor (foto Hendrik/Teraspapua.com)

Biak, Teraspapua.com – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar apel awal bulan yang menjadi agenda rutin di lingkungan pemerintah daerah, bertempat di Lapangan Apel Kantor Bupati Biak Numfor, Senin pagi.(02/03/2026)

Apel dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy CR. Kapisa. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun kepada Kepala Dinas Sosial Biak Numfor, Ferry Betty, disertai penyerahan cinderamata. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan aset kendaraan dinas dari Ferry Betty kepada Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.

Kepada awak media usai apel, Jimmy Kapisa menjelaskan bahwa apel kali ini merupakan apel ketiga pada tahun 2026 dan menjadi apel pertama di tahun kedua kepemimpinan Bupati Biak Numfor.

“Hari ini Pemda Biak Numfor melaksanakan rutinitas apel awal bulan. Ini apel ketiga di tahun 2026, sekaligus apel pertama di tahun kedua kepemimpinan Bupati,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya memberikan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) atas dedikasi dan tanggung jawab mereka dalam menjalankan roda pemerintahan.

“Kabupaten ini bisa berjalan dan sukses bukan hanya karena bupati dan wakil bupati, tetapi karena ASN yang luar biasa. Capaian laporan setiap OPD dalam pemeriksaan BPK bulan ini progresnya sudah lebih dari 90 persen,” kata Jimmy.

Ia menjelaskan, saat ini proses pemeriksaan masih dalam tahap pendahuluan, sementara pemeriksaan lanjutan akan dilakukan pada April mendatang. Pemerintah daerah berharap seluruh organisasi perangkat daerah segera menuntaskan kewajiban penyampaian laporan sebelum 5 Maret, mengingat tim BPK RI Provinsi Papua akan kembali ke Jayapura dan dijadwalkan datang lagi pada April.

Selain itu, Wakil Bupati juga menyoroti isu inflasi menjelang Ramadan. Pemerintah daerah meminta para pelaku usaha, khususnya yang bergerak di sektor perdagangan dan kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako), untuk menjaga stabilitas harga.

Menurutnya, Biak Numfor saat ini menghadapi tiga tantangan besar, yakni kebutuhan masyarakat sehari-hari, kebutuhan program MBG, serta meningkatnya permintaan menjelang Ramadan. Ia mengakui, kebutuhan sembako di Biak Numfor juga turut menyuplai daerah tetangga seperti Kepulauan Yapen, Waropen, dan Supiori.

Wakil Bupati Jimmy Kapisa saat memberikan keterangan kepada awak media (foto Hendrik/Teraspapua.com)

“Biak Numfor tertantang untuk menangkap peluang perputaran ekonomi ini. Buah dan sayuran memang sedikit berkurang. Ini bulan penuh rezeki, bagaimana kita bisa memberdayakan petani dan nelayan lokal. Kalau bisa dipenuhi dari Biak, kenapa harus impor dari luar,” ujarnya.

Terkait Tunjangan Hari Raya (THR), Jimmy Kapisa menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat menjelaskan secara rinci dalam apel, mengingat hingga kini belum ada edaran resmi dari pemerintah pusat.

“Kita masih menunggu instruksi dari Menteri Keuangan atau pemerintah pusat terkait mekanisme dan komponen THR. Begitu ada aturan, Bupati akan segera memerintahkan Kepala BPKD untuk mengalokasikan THR bagi saudara-saudara kita yang Muslim,” katanya.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk bersikap adil dalam pemberian hak ASN. Sebagaimana pada Desember lalu ASN beragama Nasrani menerima THR Natal, pemerintah juga berkomitmen memberikan THR Idulfitri bagi ASN Muslim setelah regulasi resmi diterbitkan.

“Kami mohon bersabar. Tetap tenang dan berdoa. Pasti Bupati akan memberikan THR kepada teman-teman ASN,” ujar Jimmy.
HDK