Biak, Teraspapua.com – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Lalita, melakukan kunjungan kerja dengan meninjau langsung gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) di Kabupaten Biak Numfor, Selasa (28/04/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan stok bahan pokok sekaligus memantau rencana penyaluran bantuan beras untuk memperkuat ketahanan pangan di wilayah Biak dan sekitarnya. Pada tahap awal, distribusi direncanakan mencakup wilayah Biak Barat, Biak Timur, hingga Kabupaten Supiori.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi Komite II DPD RI bersama Perum Bulog pusat terkait penguatan program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Dalam keterangannya kepada media, Lalita menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan ke Biak Numfor dan Supiori merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan pemerataan distribusi kebutuhan pokok.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya diukur dari ketersediaan stok di gudang, tetapi juga dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari secara merata. Ia menekankan pentingnya distribusi yang adil agar bantuan benar-benar dirasakan hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.
Sementara itu, Kepala Bulog Wilayah Biak-Supiori, Armin Banjar, menyampaikan bahwa stok logistik bantuan saat ini dalam kondisi aman. Selain beras, distribusi minyak goreng subsidi juga masih berjalan, dengan rencana penambahan pasokan dari Jayapura guna menjaga stabilitas dalam jangka panjang.
Lalita juga mengungkapkan bahwa bantuan dari pemerintah pusat disalurkan secara terintegrasi lintas sektor. Koordinasi dilakukan dengan sejumlah kementerian, di antaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pekerjaan Umum, serta Kementerian Agama.
Dukungan tersebut mencakup penyediaan benih unggul, bantuan alat tangkap ikan, perbaikan fasilitas umum seperti drainase pasar, hingga pembangunan sarana ibadah. Ia menilai pendekatan pembangunan yang menyeluruh menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, Lalita berencana melanjutkan kunjungan ke Kabupaten Supiori guna menyerap langsung aspirasi masyarakat, baik di wilayah pesisir maupun pedalaman.
Di akhir kunjungan, ia menegaskan bahwa pembenahan sistem distribusi dan tata kelola pangan membutuhkan proses berkelanjutan. Ia berkomitmen untuk terus mendorong koordinasi antara daerah dan pemerintah pusat agar kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada masyarakat, khususnya di wilayah terdepan dan terpencil.
“Kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui kebijakan yang cepat dan tepat sasaran,” tutupnya.
HDK















