Hadiri Peresmian Gereja Santo Asih, Robby Awi Minta Gereja Untuk Berdikari

Jayapura, Teraspapua.com – Peresmian dan Pentabisan Gereja Santo Asih (GSA) Koya Barat, distrik Muara Tami kota Jayapura, terlaksana dibawah sorotan tema “Tuhan Telah Melakukan Perkara Besar”.

Peresmian dilakukan secara bersama-sama, oleh Penjabat (Pj). Sekda kota Jayapura, Robby Kepas Awi, Ketua II Badan Pekerja Pusat GSA Jakarta, Pastor David Bunbunan Hasibuan, M.Th, serta Pimpinan GSA Koya Barat, Pastor Famgaro Gea, S.Th, Sabtu (16/9/2023).

Robby Kepas Awi yang hadir mewakili Pj. Walikota Jayapura, dalam sambutannya mengatakan. Peresmian Gereja Santo Asih, adalah bukti nyata Tuhan, yang telah memberikan kesempatan bagi umat untuk berkumpul dan menyembah-Nya dalam sebuah rumah ibadah.

Dikatakan, umat patut bersyukur, karena lewat gedung Gereja yang baru, umat memiliki tempat untuk bersama-sama memuji Tuhan, serta membangun komunitas yang kuat serta melayani sesama dengan kasih.

Lanjut Robby Awi, Gereja bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi juga tempat di mana umat saling mendukung dalam perjalanan rohani dan menyebarkan kasih Tuhan kepada dunia.

“Hamba tuhan menyampaikan buat kita, Gereja ini tempat kita berkumpul untuk saling mendoakan. Baik untuk jemaat, maupun untuk seluruh warga Kota Jayapura.” Sebut Robby Awi.

Dirinya menambahkan, kerjasama yang baik antara pemerintah dan Gereja, dapat memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat kota Jayapura.

Robby Awi menyebutkan, pertumbuhan Gereja dan tempat-tempat ibadah di kota Jayapura cukup cepat, dan dukungan pemerintah kepada Denominasi Gereja cukup banyak. Untuk itu dikatakan, Gereja harus berdikari.

“Oleh karena itu, dengan fiskal pemerintah kota yang terbatas, maka kita terus memberikan sesuai dengan kemampuan yang ada. Oleh karena itu, Gereja atau jemaat harus berdikari.” Tandasnya.

Sementara itu, Ketua II Badan Pekerja Pusat GSA Jakarta, Pastor David Bunbunan Hasibuan, mengajak jemaat GSA untuk melanjutkan program-program pembangunan rumah Tuhan, bukan hanya di Gereja, tetapi mendeveloping jemaat, menjadi alat Tuhan yang Tangguh.

“Alat Tuhan yang Tangguh, untuk memenangkan jiwa-jiwa yang mungkin sudah tersesat, bisa kembali kepada Tuhan.” Tandas Pastor David.

Ditempat yang sama, pimpinan Gereja Santo Asih Koya Barat, Pastor Famgaro Gea mengakui, Peresmian dan Pentabisan Gedung Gereja tersebut, marupakan kemurahan Tuhan.

Dirinya berharap, dengan diresmikannya Gereja Santo Asih, banyak jiwa yang akan dimenangkan untuk Tuhan, sehingga bisa menjadi mitra yang baik dengan pemerintah, untuk membangun masyarakat kota Jayapura.

“Doa kami, mari kita bersatu hati untuk membangun kota Jayapura. Baik Gereja juga pemerintah, kami siap menjadi mitra untuk membangun masyarakat.” Tandas Pastor Famgaro.

(elo)