Ketua KONI Pusat Tinjau Sejumlah Venue PON XX Di Kabupaten Dan Kota Jayapura

Ketum KONI Pusat, Marciano Norman saat meninjau salah satu venue di Kota Jayapura

Jayapura,Teraspapua.com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat , Marciano Norman melakukan peninjauan ke sejumlah venue PON XX yang ada di Kabupaten dan Kota Jayapura, Rabu (12/2/2020).

Adapun venue-venue yang dikunjungi yakni venue Baseball dan Softball di Auri, Kabupaten Jayapura, lapangan Mahacandra Uncen Abepura.

Kemudian lapangan Tenis di Kantor Walikota Jayapura dan Balai Latihan Kesehatan yang akan menjadi venue olahraga Kempo dan Pencak Silat.

Tak hanya mengunjungi sejumlah venue yang berada di Kabupaten dan Kota Jayapura, namun sejumlah venue yang dibangun di Kabupaten Mimika, seperti Mimika Sport Center (MSC) dan Lapangan Futsal juga dikunjungi.

Dalam kunjungannya itu, ketua umum KONI Pusat, Marciano Norman memastikan jika sejumlah venue tersebut dikerjakan sudah sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

“Dari beberapa tempat tadi, kalau untuk futsal saya rasa sudah siap 100 persen. Tetapi dari beberapa tempat yang tadi kita tinjau seperti baseball dan lapangan bola,kemudian lapangan tenis progresnya saya rasa sudah sesuai dengan jadwal,” ujarnya kepada wartawan.

Sementara untuk lapangan tenis ini diharapkan selesai pada Mei secara keseluruhannya. Kemudian baseball dan softball di targetkan bulan Juni sudah selesai. Sehingga secara umum semua masih dalam jadwal pekerjaan sesuai yang direncanakan,” sambungnya.

Dirinya mengungkapkan, pihaknya bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga masih akan mengawal dan meninjau pekerjaan sejumlah venue PON XX tersebut untuk menargetkan rampung tepat waktu.

“Kita masih akan melakukan peninjauan dari Kemenpora dan KONI Pusat, untuk menargetkan semua selesai tepat waktu, supaya kita nantinya tak mendapatkan masalah pada saat perhelatan PON XX. Semua harus betul-betul sesuai dengan yang diharapkan,” jelasnya.

Dirinya juga berharap agar nantinya venue-venue yang dibangun untuk PON XX itu bisa kembali dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah setempat pasca PON XX nanti, sebagai sarana untuk melahirkan atlet-atlet handal dari Tanah Papua.

Sekarang yang harus kita lihat juga bahwa venue-venue yang dibangun ini tidak dengan dana yang sedikit.

Sehingga kita selalu berharap dan saya sebagai pembina olahraga tentunya berharap dengan adanya venue-venue dan lapangan-lapangan yang dibangun dengan biaya mahal ini dapat melahirkan atlet-atlet besar dan berprestasi,” pungkasnya.

(SJ)