Jayapura, Teraspapua.com – SMP Negeri 2 Jayapura menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan di sekolah tersebut sejak November 2025.
Program nasional yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik ini telah memberikan manfaat nyata bagi para siswa. Di SMP Negeri 2 Jayapura, tercatat sebanyak 1.185 siswa telah menerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis tersebut.
Kepala SMP Negeri 2 Jayapura, Dorthea Carolien Enok, mengatakan bahwa pelaksanaan MBG di sekolah yang dipimpinnya hingga saat ini berjalan dengan baik dan lancar. Ia menjelaskan bahwa SMP Negeri 2 Jayapura mulai menerima program MBG sejak 8 November 2025.
“Untuk program Makan Bergizi Gratis di SMP Negeri 2 Jayapura, sampai dengan hari ini semuanya berjalan dengan baik. Kami baru menerima program ini pada tanggal 8 November 2025, dan puji Tuhan seluruh prosesnya berjalan lancar,” ujar Dorthea.
Ia menegaskan bahwa hampir seluruh peserta didik di SMP Negeri 2 Jayapura telah menikmati manfaat dari program tersebut. Oleh karena itu, pihak sekolah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian yang diberikan kepada dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak di Papua.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, karena hampir sebagian besar anak-anak kami menikmati manfaat dari pemberian Makan Bergizi Gratis. Ini merupakan bukti nyata perhatian Bapak Presiden terhadap anak-anak kami di Kota Jayapura, Provinsi Papua, khususnya di SMP Negeri 2 Jayapura,” ungkapnya.
Menurut Dorthea, rasa syukur tidak hanya datang dari pihak sekolah, tetapi juga dari para siswa dan orang tua. Program MBG dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak serta mendukung konsentrasi dan semangat belajar mereka di sekolah.
“Anak-anak dan orang tua sangat bersyukur. Kami dari pihak sekolah juga menyampaikan terima kasih atas program Makan Bergizi Gratis yang telah diberikan kepada sekolah-sekolah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kepala SMP Negeri 2 Jayapura juga mengakui bahwa selama pelaksanaan program MBG, tidak ditemukan kendala berarti terkait kualitas maupun penyediaan makanan bagi para siswa.
“Selama pemberian MBG ini, kami tidak menemukan adanya masalah terkait makanan. Namun, kami juga sudah sepakat bahwa apabila di kemudian hari terdapat permasalahan, hal tersebut akan menjadi tanggung jawab bersama untuk diselesaikan oleh kepala sekolah, para guru, serta SPPG,” jelas Dorthea.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di Papua, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi muda di daerah tersebut.
(Har/Rck)
















