Keerom, Teraspapua.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Provinsi Papua yang juga anggota DPD RI, pendeta David H. Waromi secara resmi meresmikan Kantor Sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Keerom, Jumat (8/1/2026).
Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan gerakan pertanian rakyat serta upaya mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan di Tanah Papua.
Ketua DPW TMI Provinsi Papua, Pdt. David H. Waromi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas berdirinya Kantor Sekretariat DPD TMI Keerom. Menurutnya, peresmian kantor ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan simbol lahirnya pusat gerakan perubahan bagi petani dan nelayan di daerah tersebut.
“Peresmian Kantor Sekretariat DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Keerom bukan hanya tentang sebuah bangunan. Ini adalah pusat gerakan, tempat kita berkumpul, merencanakan, dan mengeksekusi program-program strategis untuk mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa momen peresmian ini merupakan sebuah deklarasi bahwa Kabupaten Keerom telah resmi masuk dalam peta besar gerakan kedaulatan pangan di Papua.
Selama ini, kata dia, petani kerap ditempatkan pada posisi yang kurang strategis, padahal mereka merupakan fondasi utama perekonomian daerah dan penjaga ketahanan pangan nasional.
“Melalui berdirinya Kantor Sekretariat DPD TMI Keerom, kita mengirim pesan yang jelas bahwa petani tidak lagi berjalan sendiri. Tani Merdeka Indonesia hadir untuk memimpin perubahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Senator Pdt David H. Waromi menjelaskan bahwa kantor sekretariat ini akan berfungsi sebagai pusat komando untuk menggerakkan berbagai program strategis, antara lain penguatan kelompok tani dan nelayan, peningkatan kualitas dan produktivitas hasil pertanian, digitalisasi sektor pertanian dan perikanan, kemudahan akses permodalan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian terkait, BUMN, dan mitra nasional lainnya.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi sektor pertanian saat ini, mulai dari fluktuasi harga pangan hingga pesatnya perkembangan teknologi pertanian. Menurutnya, jika Papua tidak bergerak cepat dan adaptif, maka akan terus tertinggal dan hanya menjadi penonton dalam dinamika pembangunan nasional.
Untuk itu, kepada jajaran pengurus DPD TMI Kabupaten Keerom, ia menekankan tiga hal utama yang harus menjadi komitmen bersama, yakni eksekusi program yang cepat dan tepat, kolaborasi lintas sektor, serta menjaga transparansi dan integritas organisasi.
“Kita ingin petani Keerom naik kelas. Bukan hanya soal panen yang meningkat, tetapi juga memiliki akses pasar yang luas, nilai tawar yang kuat, dan keberlanjutan usaha tani,” katanya.
Dengan dukungan tim yang solid, kantor sekretariat yang aktif, serta jaringan Tani Merdeka Indonesia di tingkat nasional, ia optimistis Kabupaten Keerom dapat menjadi contoh sukses pengembangan pertanian modern di Tanah Papua.
Peresmian kantor sekretariat ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam memperkuat peran petani dan nelayan sebagai ujung tombak pembangunan ekonomi daerah serta pilar utama kedaulatan pangan di Kabupaten Keerom dan Tanah Papua secara keseluruhan,” pungkasnya.
(Har/Rck)
















