Jayapura, Teraspapua.com – Tim JB Squad menorehkan kemenangan dramatis atas ABR dalam laga persahabatan yang berlangsung di Lapangan Mini Soccer, Jayapura, Sabtu (22/8/2026) malam.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan hingga laga berakhir dengan skor tipis 15-14 untuk kemenangan JB Squad.
ABR langsung mengambil inisiatif serangan pada awal pertandingan. Tekanan yang dibangun berbuah gol cepat sehingga JB Squad harus tertinggal 0-1.
JB Squad tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Anak asuh Joni Y. Betaubun meningkatkan intensitas permainan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
ABR kembali menunjukkan agresivitas. Serangan yang dibangun secara bertubi-tubi kembali membuahkan gol sehingga skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan ABR.
Dalam situasi tertinggal, JB Squad berusaha keluar dari tekanan. Permainan kolektif mulai terlihat dan sejumlah peluang berhasil diciptakan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah JB Squad mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2.
Memasuki fase berikutnya, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama tampil menyerang dan tidak memberikan ruang bagi lawannya untuk mengembangkan permainan.
JB Squad kemudian berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2. Serangan yang dibangun setelah pergantian pemain membuat permainan JB Squad semakin solid.
Keunggulan tersebut kembali bertambah. JB Squad mampu mencetak gol berikutnya sehingga skor menjadi 4-2.
Namun, ABR tidak menyerah. Tim tersebut kembali membangun serangan dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3.
Kerja sama antarpemain ABR semakin efektif. Hasilnya, mereka mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Momentum kemudian beralih kepada ABR. Mereka kembali mencetak gol dan membalikkan keadaan menjadi 5-4, sebelum menambah keunggulan menjadi 6-4.
Tekanan ABR terus berlanjut. JB Squad bahkan sempat tertinggal cukup jauh setelah ABR kembali mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 7-4.
Dalam kondisi tersebut, JB Squad tidak mengendurkan permainan. Mereka kembali meningkatkan tempo serangan dan berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 7-5.
JB Squad terus mengejar. Gol berikutnya membuat skor menjadi 7-6.
Namun, ABR mampu merespons tekanan tersebut. Mereka kembali mencetak gol dan memperlebar keunggulan menjadi 8-6, sebelum menambah gol berikutnya menjadi 9-6.
Serangan bertubi-tubi ABR kembali menghasilkan gol. Skor pun berubah menjadi 10-6.
Tertinggal empat gol tidak membuat JB Squad menyerah. Tim yang ditukangi Joni Y. Betaubun itu terus membangun serangan dan perlahan memangkas jarak.
JB Squad berhasil menambah gol sehingga skor menjadi 11-13. Momentum pertandingan mulai berubah.
Kekompakan para pemain JB Squad semakin terlihat. Mereka terus menekan pertahanan ABR dan kembali mencetak gol untuk mengubah kedudukan menjadi 12-13.
Memasuki waktu tambahan, tensi pertandingan semakin tinggi. Wasit memberikan tambahan waktu sekitar sembilan menit dan kesempatan tersebut dimanfaatkan JB Squad untuk mengejar ketertinggalan.
Anak asuh Joni Y. Betaubun kembali mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 13-14.
Tidak berhenti sampai di situ, JB Squad terus menggempur pertahanan ABR. Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil dan kedudukan kembali imbang 14-14.
Drama terjadi pada menit-menit terakhir. JB Squad yang tampil semakin percaya diri berhasil mencetak gol penentu.
Tim ABR berusaha mengejar pada sisa waktu pertandingan. Serangan bertubi-tubi dilancarkan untuk kembali menyamakan kedudukan. Namun, pertahanan JB Squad mampu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
JB Squad akhirnya memastikan kemenangan dramatis 15-14 atas ABR.
Bos JB Squad, Joni Y. Betaubun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang dinilainya telah menunjukkan semangat dan kekompakan sepanjang pertandingan.
Menurut Joni, kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. JB Squad sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal cukup jauh dari ABR.
Namun, para pemain tetap menjaga semangat hingga pertandingan memasuki waktu tambahan.
“Terima kasih kepada seluruh pemain yang sudah berjuang. Walaupun sempat tertinggal dalam waktu normal, mereka tetap menunjukkan semangat dan kekompakan. Pada waktu tambahan, kami akhirnya bisa membalikkan keadaan dan memenangkan pertandingan,” ujar Joni.
Ia menilai kemenangan tersebut menjadi pengalaman penting bagi JB Squad, terutama dalam membangun kekompakan, komunikasi, serta menjaga mental pemain ketika berada dalam situasi tertinggal.
Laga persahabatan tersebut sekaligus menjadi ajang bagi kedua tim untuk menjaga kebugaran dan mempererat hubungan melalui olahraga.
Pertandingan yang berlangsung dalam suasana penuh semangat itu akhirnya ditutup dengan kemenangan JB Squad melalui comeback dramatis 15-14.
(Har)









