Merdeka Padel Tournament Jadi Momentum Pengembangan Olahraga Padel di Kota Jayapura

Foto bersama anggota DPR Kota Jayapura, Christa Vanessa Urbinas, owner Holt Padel, Cevin, Ketua Panitia turnamen, Bobby Setya Utama dan para juara dan atlet lain (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com  – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut diwujudkan melalui kegiatan olahraga. Komunitas Padel BJB (Barang Jalan Biasa) bersama komunitas Japrax Padel sukses menggelar Merdeka Padel Tournament di Holt Padel Entrop, Kota Jayapura, Papua, Jumat (21/8/2026).

Turnamen tersebut menjadi ajang bagi para penggemar olahraga padel di Kota Jayapura untuk berkompetisi sekaligus mempererat hubungan antarkomunitas. Puluhan pasangan dari sejumlah komunitas dan klub padel ikut ambil bagian dalam turnamen yang secara khusus mempertandingkan kategori women beginner dan men beginner.

Antusiasme peserta terlihat sejak pertandingan dimulai. Sebanyak 16 pasangan ambil bagian dalam kategori putri, sedangkan kategori putra diikuti 24 pasangan.

Pertandingan berlangsung kompetitif, tetapi tetap mengedepankan semangat sportivitas dan persahabatan. Para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadikan turnamen sebagai ruang untuk bertemu, berinteraksi, sekaligus memperkenalkan olahraga padel kepada masyarakat Kota Jayapura.

Anggota DPR Kota Jayapura, Christa Vanessa Urbinas, yang menjadi sponsor utama kegiatan tersebut, mengatakan penyelenggaraan Merdeka Padel Tournament tidak boleh dipandang sebagai kegiatan yang berhenti setelah pertandingan berakhir.

Menurut dia, turnamen tersebut justru harus menjadi langkah awal untuk mendorong perkembangan olahraga padel di Kota Jayapura dan Papua.

“Harapannya, dengan berlangsungnya turnamen ini bukan akhir dari segalanya, tetapi menjadi awal bagaimana mengembangkan olahraga padel ke depan di Kota Jayapura, Papua. Sehingga masyarakat Kota Jayapura, khususnya generasi muda, dapat melakukan hal yang lebih positif lewat olahraga,” kata Christa.

Ia mengatakan ke depan dirinya akan mendorong kolaborasi dengan berbagai komunitas dan klub padel yang telah berkembang di Kota Jayapura untuk menggelar lebih banyak kegiatan serupa.

“Ke depan yang pasti kita akan bekerja sama dengan seluruh komunitas padel dan klub-klub yang sudah ada untuk melaksanakan event-event berikutnya,” ujarnya.

Christa menyebut perkembangan olahraga padel di Kota Jayapura dalam beberapa waktu terakhir cukup pesat. Saat ini terdapat sekitar empat komunitas besar yang aktif, sementara sejumlah komunitas baru juga mulai bermunculan.

Menurut dia, perkembangan tersebut menunjukkan olahraga padel mulai mendapatkan tempat di tengah masyarakat.

“Untuk di Kota Jayapura sendiri sudah ada sekitar empat komunitas besar padel, tetapi sudah muncul juga komunitas-komunitas yang baru,” katanya.

Tak hanya dari kalangan atlet atau penggemar olahraga, komunitas padel di Jayapura juga diisi masyarakat dari berbagai latar belakang. Christa menyebut penggemar padel banyak berasal dari kalangan pekerja perbankan dan wiraswasta.

Selain itu, olahraga tersebut juga mulai diminati kalangan ibu rumah tangga yang menjadikan padel sebagai bagian dari aktivitas olahraga rutin.

“Penggemarnya lebih banyak dari perbankan dan juga dari wiraswasta, tetapi banyak juga ibu-ibu rumah tangga yang selalu olahraga padel di pagi hari,” ujarnya.

Bagi Christa, perkembangan tersebut menjadi modal penting untuk membangun ekosistem olahraga padel yang lebih besar di Kota Jayapura.

Ia menilai olahraga tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun gaya hidup sehat, memperkuat sportivitas, dan memperluas hubungan sosial masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya tentang pertandingan atau kompetisi, tetapi juga menjadi bentuk dorongan untuk menerapkan gaya hidup sehat, membangun sportivitas, dan mempererat persahabatan di antara kita,” kata Christa.

Christa mengatakan padel merupakan cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Kota Jayapura. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, minat masyarakat terhadap olahraga tersebut terus mengalami peningkatan.

Hal itu ditandai dengan bermunculannya komunitas dan kelompok pemain padel di berbagai kalangan.

Merdeka Padel Tournament, kata dia, merupakan salah satu bentuk kolaborasi antarkomunitas untuk memperkenalkan olahraga tersebut secara lebih luas kepada masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi para pemain pemula untuk mendapatkan pengalaman bertanding dalam suasana kompetitif.

Rangkaian pertandingan dibagi dalam dua kategori. Pertandingan kategori perempuan pemula berlangsung pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan pertandingan kategori laki-laki pada siang hari.

Dengan adanya turnamen tersebut, Christa berharap semakin banyak masyarakat mengenal olahraga padel dan menjadikannya sebagai salah satu pilihan aktivitas olahraga yang positif.

Christa menambahkan, turnamen ini juga merupakan turnamen pertama khusus untuk women di kota Jayapura

Ia juga berharap kompetisi serupa dapat digelar secara rutin dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan peserta.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus perwakilan Japrax Padel, Bobby Setya Utama, mengapresiasi seluruh peserta dan komunitas yang telah berpartisipasi dalam Merdeka Padel Tournament.

Menurut Bobby, antusiasme peserta menjadi gambaran bahwa olahraga padel memiliki peluang besar untuk berkembang di Kota Jayapura.

Setelah melalui rangkaian pertandingan, sejumlah pasangan berhasil keluar sebagai juara pada masing-masing kategori.

Untuk kategori putra, pasangan Zulkifli dan Acel dari Tennis Class Jayapura berhasil meraih juara pertama.

Posisi kedua ditempati pasangan Hendri dan Oloke, yang juga berasal dari Tennis Class Jayapura.

Sementara itu, posisi juara ketiga diraih dua pasangan, yakni Bili dan Putra dari Hugo serta Richi dan Iwan dari Japrax Padel.

Pada kategori putri, pasangan Yeni dan Yuri dari Ceribel keluar sebagai juara pertama.

Juara kedua diraih pasangan Ana dan Fika dari Gas Padel.

Sedangkan posisi juara ketiga ditempati dua pasangan, yakni Fely dan Kim dari Lily serta Lana dan Lisa dari BJB 1.

Bobby mengatakan capaian para peserta dalam turnamen tersebut menjadi bagian dari proses untuk membangun kemampuan atlet padel di Kota Jayapura.

Ia berharap kegiatan seperti Merdeka Padel Tournament dapat terus dilaksanakan sehingga para pemain memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertanding dan meningkatkan kemampuan.

“Semoga ke depan olahraga padel di Kota Jayapura bisa berkembang dan lahir atlet-atlet padel yang bisa melaju sampai ke kancah nasional maupun internasional,” kata Bobby.

Ia juga berharap turnamen serupa dapat menjadi agenda yang dilakukan secara berkelanjutan. “Saya berharap ke depan ada turnamen seperti ini lagi,” ujarnya.

Bobby turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan Merdeka Padel Tournament.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Christa Vanessa Urbinas selaku sponsor utama kegiatan.

Ia juga mengapresiasi Kevin selaku pemilik Holt Padel yang telah memberikan dukungan terhadap komunitas padel Jayapura dalam penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Terima kasih kepada para sponsor, terutama kepada anggota DPR Kota Jayapura Vanessa yang merupakan sponsor utama,” kata Bobby.

“Kemudian kepada Pak Kevin selaku owner Holt Padel yang sudah mendukung komunitas Jayapura Padel untuk menyelenggarakan turnamen dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI,” lanjutnya.

Merdeka Padel Tournament pun diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan olahraga dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Turnamen ini menjadi salah satu penanda semakin tumbuhnya olahraga padel di Kota Jayapura.

Dengan semakin banyaknya komunitas, meningkatnya jumlah pemain, serta dukungan dari berbagai pihak, olahraga padel diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu cabang olahraga yang tidak hanya populer di kalangan masyarakat, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berprestasi dari Papua yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

(arc)