Bripka Trixy Gagas Pos Siskamling di Yabansai, Warga Gotong Royong Jaga Kamtibmas

Ketua RT 02/RW 02, BripkaTrixy Stephanie Koro Ongge (dok Arche/ Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) berbasis lingkungan mulai digerakkan warga RT 02/RW 02, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua.

Gagasan tersebut diwujudkan melalui pembangunan Pos Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang diprakarsai Ketua RT 02/RW 02, Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Bripka Trixy Stephany A. Koro. Pos tersebut dibangun secara gotong royong oleh warga karena sebelumnya wilayah itu belum memiliki fasilitas khusus untuk mendukung kegiatan ronda malam dan koordinasi keamanan lingkungan.

Setelah melalui proses pembangunan secara bersama-sama, Pos Siskamling tersebut akhirnya rampung dan diresmikan oleh Kepala Kelurahan Yabansai Fistus Joob Sokoy.

Peresmian itu turut disaksikan Plt. Kepala Distrik Heram Anna Kristina Kaigere, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Distrik Heram, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Bagi warga, keberadaan pos tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi fasilitas fisik, tetapi juga menjadi titik berkumpul sekaligus pusat koordinasi dalam menjaga keamanan lingkungan.

Bripka Trixy Stephanie Koro Ongge mengatakan pembangunan Pos Siskamling merupakan hasil kerja bersama warga RT 02/RW 02. Dukungan diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari tenaga, materi, hingga dukungan moral.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses pembangunan hingga pos tersebut dapat diselesaikan dan digunakan.

“Atas nama warga dan pengurus RT 02, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril, materiil maupun tenaga sehingga Pos Kamling ini dapat selesai,” ujar Trixy

.

Menurut dia, kehadiran pemerintah kelurahan, distrik, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat dalam peresmian menjadi bentuk dukungan terhadap upaya warga membangun sistem keamanan berbasis lingkungan.

“Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian merupakan suatu kehormatan dan bentuk dukungan nyata bagi kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan RT 02/RW 02 Kelurahan Yabansai,” katanya.

Trixy  menilai pembangunan Pos Siskamling memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menyediakan sebuah bangunan.

Menurutnya, pembangunan tersebut menjadi gambaran kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menciptakan suasana yang aman, tertib dan nyaman.

“Pembangunan Pos Kamling ini bukan hanya sekadar membangun sebuah tempat, tetapi merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman,” ujarnya.

Keberadaan Pos Siskamling diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai pusat koordinasi dan komunikasi warga, terutama dalam pelaksanaan ronda malam.

Selain menjalankan fungsi pengamanan lingkungan, pos tersebut juga diharapkan menjadi ruang interaksi yang dapat mempererat hubungan antarwarga.

Trixy mengatakan keamanan lingkungan membutuhkan komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan. Dengan adanya pos tersebut, warga diharapkan lebih mudah berkoordinasi apabila menemukan persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

“Pos Kamling diharapkan menjadi pusat untuk koordinasi, komunikasi serta kegiatan ronda malam sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa potensi gangguan keamanan dapat terjadi kapan saja. Karena itu, kewaspadaan masyarakat perlu terus dibangun, terutama terhadap berbagai persoalan yang dapat mengganggu ketenteraman lingkungan.

Sejumlah persoalan yang menjadi perhatian antara lain pencurian, perkelahian, penyalahgunaan narkotika, minuman keras hingga peredaran ganja.

Menurut Trixy, kondisi tersebut tidak dapat hanya diserahkan kepada aparat keamanan. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan tempat tinggalnya.

“Kita menyadari bahwa gangguan keamanan dan kamtibmas, khususnya di dalam kampung ini, dapat terjadi kapan saja, seperti pencurian, perkelahian, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, ganja maupun hal-hal yang meresahkan warga,” ujarnya.

Trixi menegaskan keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Aparat keamanan memiliki tugas menjaga kamtibmas, tetapi partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan sejak dari lingkungan terkecil.

Karena itu, ia mengajak warga RT 02/RW 02 untuk memanfaatkan keberadaan Pos Siskamling dengan meningkatkan kegiatan ronda serta membangun kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan saja, tetapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai warga masyarakat, khususnya RT 02/RW 02,” katanya.

Ia berharap pembangunan pos tersebut dapat menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga.

Menurutnya, sistem keamanan lingkungan akan berjalan efektif apabila terdapat keterlibatan masyarakat secara aktif dan komunikasi yang terus terjaga dengan aparat keamanan.

“Dengan adanya Pos Kamling ini, mari kita tingkatkan semangat ronda, kepedulian dan kerja sama dalam menjaga lingkungan kita,” ujarnya.

Trixy juga meminta seluruh warga ikut menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun melalui gotong royong tersebut.

Menurut dia, keberadaan Pos Siskamling harus dipandang sebagai fasilitas bersama sehingga pemanfaatan dan perawatannya juga menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.

“Saya berharap Pos Kamling ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh seluruh warga RT 02. Mari kita jaga dan rawat fasilitas ini bersama serta terus menjalin komunikasi dengan aparat keamanan,” katanya.

Dengan berfungsinya Pos Siskamling, warga RT 02/RW 02 Kelurahan Yabansai diharapkan memiliki ruang bersama untuk membangun koordinasi keamanan sekaligus memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman, tetapi juga tertib, nyaman dan kondusif melalui keterlibatan aktif warga serta dukungan pemerintah dan aparat keamanan setempat.

(Har)