Jayapura, Teraspaua.com – Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano minta kepada Dinas Kesehatan Kota Jayapura untuk melakukan vaksin kepada masyarakat yang terdekat dengan venue PON, sesuai dengan Instruksi Presiden,”
“Puji Tuhan warga kota Jayapura membludak untuk divaksin. Masyarakat kota tentu sudah sadar betapa pentingnya vaksinasi untuk menambah kekebalan tubuh di masa pandemi Covid -19,” kata Wali Kota usai rapat dengan para pemilik hotel di parkiran utama kantor setempat, Kamis ( 15/4/2021).
Wali Kota juga mengingatkan kepada seluruh warga Kota untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dengan ketat. Pakai masker, cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir dan jaga jarak, bahkan diingatkan juga, ke mana-mana pun harus membawa hand sanitizer.
Diungkapkannya, yang terpapar saat ini tersisa 476 orang dari 8.905, dan semoga terus turun sehinggah sampai PON nanti angka sudah menjadi 0.
“Saya harapkan, dukungan dari seluruh warga Kota untuk taat terhadap semua aturan yang dikeluarkan pemerintah kota,” ucapnya.
Bahkan dikatakan Wali Kota, saat kunjungan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin yang diutamakan adalah para lansia, untuk itu pelayanan publik, para guru kalau orang tuanya masih hidup, tolong diantar sama sama untuk divaksin.
“Puji Tuhan, yang dikunjungi oleh Menkes di PKM Kotaraja ada lansia yang berusia 70, 80 tahun selama tiga hari lakukan vaksin ,” ujarnya.
Bahkan ujar Wali Kota, Menteri Kesehatan memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah penaganan covid-19 di Kota Jayapura, karena Pemkot Jayapura menyiapkan rumah isolasi, seperti Hotel Sahid dan LPMP Kotaraja.
“Yang masih berjalan sampai saat ini adalah LPMP Kotaraja, sementara Hotel Sahid sudah ditutup karena jumlah terpapar semakin menurun,” ungkapnya.
Sementara kata Wali Kota indikator untuk memperpanjang waktu aktivitas perekonomian dan masyarakat yaitu, RT/RO sudah turun 0,8 persen.
Kemudian, kita melakukan vaksin yang saat ini antusias masyarakat begitu tinggi, kemudian juga kesadaran kepatuhan masyarakat menggunakan masker saat keluar rumah.
Jadi, ketiga hal itu sebagai acuan untuk kita memperpanjang jam aktivitas,” pungkas BTM.
(Arc)












