Jayapura,Teraspapua.com – Anggota DPR Papua dari Komisi I yang membidangi Politik, Pemerintah Hukum dan HAM, Laurenzus Kadepa, menegaskan pelaku pembantaian terhadap masyarakat sipil di Nduga harus ditindak tegas.
Menurut informasi, warga sipil yang tak berdosa itu dibantai oleh kelompok bersenjata / TPNPB Ndugama Pimpina Egianus Kogoya. Ini perbuatan yang sangat sadis, apapun motifnya pelaku tak dibenarkan. Atas kejadian itu saya turut berduka bagi yang gugur, ujar Laurenzus Kadepa kepada Teraspapua.com, Sabtu (16/7/2022).
Ditegaskan Kadepa, apapun motif dan tujuannya, menghilangkan nyawa orang tak bersalah adalah dosa. Dari dulu hingga saat ini berapa banyak nyawa rakyat sipil yang menjadi korban atas konflik bersenjata di Papua.
Rakyat sipil dari kaum pendatang maupun orang asli Papua menjadi sasaran konflik, ini sungguh memalukan dan tak dibenarkan. Ini sungguh memprihatinkan.
Oleh karena itu, saran saya kepada kelompok bersenjata (TPNPB) dan aparat keamanan (TNI Polri ) agar hentikan dan hindari mengganggu warga sipil. Warga sipil dari suku bangsa manapun harusnya dilindungi.
“Mereka tidak tahu dengan agenda politik apapun, mereka hanya butuh kebebasan untuk bekerja demi menghidupi diri dan keluarganya,” terang Kadepa.
Ia pun berpesan kepada pemerintah agar segera evaluasi kebijakan keamanan di Papua. Segalah kebijakan pemerintah untuk kemajuan Papua harusnya didasarkan dari aspirasi rakyat akar rumput bukan di tingkat elit politik.
“Rakyat Papua itu ingin didengar suaranya, setelah mereka bicara segala keluh kesa dan unek -uneknya kepada pemerintah mereka merasa puas dengan itu. Jadi tolong diberikan ruang untuk rakyat bicara,” imbuhnya.
Jangan alergi dengan suara rakyat, sekarang demokrasi harus dibuka jika ruang demokrasi ditutup- tutupi seperti yang terjadi saat ini justru akan membahayakan. Dan jangan sampai Kepercayaan rakyat kepada pemerintah hilang, pungkasnya.
(tp-02)








