FOKUS  

400 Personil Brimob Bantu Pengamanan Pemilukada Serentak Dan PON Papua.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw,Saat Memberikan Keterangan

Jayapura,Teraspapua.com – Sebanyak 400 personil dari Kops Brigade Mobil atau Brimob akan membantu pengamanan pelaksaan pemilihan umum kepala daerah atau pemilukada 11 kabupaten di Papua dan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Bumi Cenderawasih tahun ini.

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan pelaksaan pemilukada 11 kabupaten dan PON XX di Papua dalam tahun yang sama, membutuhkan banyak tenaga pengamanan. 

banner 325x300banner 325x300

“Kami menyiapkan perbantuan tenaga BKO dari teman-teman Brimob Nusantara. 

Kemarin kami sudah ajukan kebutuhannya tetapi yang dipenuhi dari Markas Besar (Polri) 400 (personil. 400 (personil) sama dengan empat kompi Brimob,yang akan membantu kami dalam pengamanan PON itu sendiri maupun pemilukada,” ungkap Irjen Pol Paulus Waterpauw, Rabu (22/01/2020).

Menurut Kapolda Papua, meski jumlah personil Brimob yang akan diperbantukan ke Papua tersebut masih terbilang minim, akan tetapi Polda Papua berupaya memaksimalkan jumlah personil itu secara efektif.

Untuk personil organik Polda Papua sendiri kata Waterpauw sebanyak 11 ribu dari 22 ribu personil Polda Papua secara keseluruhan. Jumlah tersebut dinilai masih belum mencukupi kebutuhan pengamanan pemilukada dan PON di Papua. 

“Tapi ya oke, yang ada saja kita manfaatkan. Dari jumlah kabupaten/kota yang ada 11 wilayah yang melaksanakan pemilukada. Pasti perkuatan tambahan dari Polres-Polres yang lain,” ujarnya.

Akan tetapi Kapolda Papua mengakui, untuk pelaksanaan PON pihaknya perlu menyusun atau merevisi kembali tenaga pengamanan yang diperlukan, karena event olahraga empat tahunan itu akan digelar di empat wilayah yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

“Kemarin hasil keputusan pemerintah, teman-teman dari Kodam yang kami backup to. Itu tentu nanti kami akan koordinasi dengan teman-teman dari Kodam untuk kekuatan yang diperlukan dalam rangka pengamanan PON “pungkasnya.

(Matu).