Mega Nikijuluw ; Ekonomi Masyarakat Terpuruk Akibat Covid-19

Ketua komisi II DPR Papua,Mega Nikijuluw bersama salah satu kader PDIP Kota Jayapura,Vecky Balubun

Jayapura,Teraspapua.com – Ketua komisi II  DPR Papua,Mega Nikijuluw mengatakan imbas dari pandemi covid-19 membuat ekonomi masyarakat sangat terpuruk.

Bahkan dengan pembatasan waktu aktivitas masyarakat, membuat langkan masyarakat untuk mencari nafkah tidak begitu normal.

Apalagi dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada sejumlah perusahaan ataupun dunia usaha seperti Hotel  dan toko-toko.Tapi dia berharap untuk sama-sama mendoakan agar bencana non alam covid 19 ini segera berlalu.

“ Jadi ketika mereka dirumahkan maka tentu ekonomi keluarga mereka juga terpuruk,”terang Mega disela sela aksi bersih area jembatan Youtefa DPPD PDIP Papua,Rabu (10/6/2020).

Satu harapan besar dari politisi PDIP Provinsi Papua ini ,perekonomian di tanah Papua bisa stabil dan normal .Karena  imbasnya sangat terasa oleh semua masyarakat.

Dikatakan juga, Pemerintah tidak setiap saat bisa memberikan bantuan sembako .Tapi mungkin ada solusi melalui pangan lokal.

Untuk itu Mega minta agar Pemrov Papua melalui dinas terkait bisa membantu masyarakat dengan memberikan alat-alat pertanian yang dilengkapi dengan bibit.

“ Sebagai mitra kerja dengan dinas Perindagkop dan Pertanian, Mega berharap mereka proaktif untuk mendukung pangan lokal masyarakat tentu dengan bibit bibit dan juga alat-alat pertanian” ujarnya.

Karena dampak dari pandemi covid 19 ini membuat ekonomi terpuruk, sehingga masyarakat yang yang sehari-hari berjualan pun tidak bisa melakukan dengan baik.

lanjut Mega, mereka berharap dengan berjualan mereka bisa mendapat sesuap nasi tapi setelah pembatasan jam aktivitas dan PHK sehingga mereka semua kena imbas.

Untuk itu dirinya meminta kepada pemerintah daerah kabupaten kota maupun provinsi untuk bisa melihat masyarakat yang saat ini terpuruk dalam bidang ekonomi .

“ Jadi bukan saja dengan pemberian sembako tapi bagaimana kita pikirkan cara lain untuk mereka.Agar ke depan ada cadangan pangan lokal,”cetusnya.

Menurutnya,dinas terkait seperti Pertanian bukan saja memberikan bibit dan alat pertanian atau alat bercocok tanam tapi juga pendampingan sangat perlu.

Karena tanah Papua ini cukup luas sehingga masyarakat bisa di tuntun dan dibimbing untuk memperkuat pangan lokal jadi harus proaktif. Karena kita menghadapi pandemi yang belum diketahui Kapan berakhir “pungkasnya.

(Ricko).