Jayapura, Teraspapua.com – Bertempat di Gedung Olahraga (GOR) SGO Kloofkamp Distrik Jayapura Utara Kota Jayapura, Papua diselenggarakan kejuaraan Shorinji Kempo antar Dojo (KEJURDO) Sekota Jayapura.
Kejuaraan ini merupakan rangkaian dari program kerja pengurus PERKEMI Kota Jayapura dalam rangka persiapan para atlet/kenshi Shorinji Kempo menuju prestasi pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Tahun 2022.
Kegiatan tersebut dibuka dengan upacara tradisi shorinji Kempo dan terlihat hadir dalam pembukaan pertandingan itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (KADISPORA), Rocky Bebena yang juga Sekretaris KONI Kota Jayapura, Ketua Umum Pengurus PERKEMI Provinsi Papua, Abdul Rahman Basri, S. Sos. M. KP Ketua PERKEMI Kota Jayapura. Tresis Tobi.

“Kejuaraan Kempo merupakan sarana pengembangan prestasi dan tolak ukur untuk menilai perkembangan teknik-teknik para atlet untuk dipersiapkan pada event-event besar di kemudian hari,” kata Kadispora Rocky Bebena saat memberikan sambutan mewakili Penjabat Wali Kota. Dr. Frans Pekey, M, Si.
Lanjut dikatakan Rocky, Kempo sebagai olahraga yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai budi pekerti, sportifitas, dan saling menghormati satu sama lain.
Melalui kejuaraan ini akan lebih meningkatkan semangat masyarakat Papua khususnya kota Jayapura untuk menekuni olahraga KEMPO,” sambung Rocky.
Untuk itu Pada momen ini, saya pandang perlu mengajak seluruh stakeholder untuk meningkatkan komitmen bersama memajukan olahraga KEMPO di kota Jayapura.
“Sehingga dengan kemajuan olahraga KEMPO, tentunya akan berdampak pada bertambahnya minat generasi bangsa untuk menggeluti olahraga ini,” ujarnya..
dan juga menghindari mereka dari kegiatan-kegiatan negatif yang hanya merusak masa depan. Saya mengajak kita semua jadikan kota Jayapura sebagai barometer prestasi olahraga di tanah Papua,” sambung Rocky.

Kepada para Wasit dan juri yang akan memimpin jalannya pertandingan, lakukanlah tugas dengan profesional, bertindaklah tegas dan jujur. Ambilah keputusan yang benar dan jangan ada keraguan yang nantinya akan merugikan atlet yang bertanding,” pesanya.
Ditempat yang sama Ketua Umum Pengurus PERKEMI Provinsi Papua, Abdul Rahman Basri memberikan apresiasi kepada Kepada pengurus PERKEMI kota Jayapura yang hari ini dapat menyelenggarakan satu agenda penting dalam rangka pembinaan prestasi bagi atlet di kota Jayapura.
“Prestasi olahraga di tanah Papua dan di kota Jayapura merupakan satu andalan yang kita sama-sama banggakan,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Jayapur itu.
Menurutnya, Gubernur Papua telah mencanangkan Papua sebagai provinsi olahraga, kiranya menjadi satu misi yang kita kembangkan bersama-sama dalam pembinaan PERKEMI di Papua dan di kota Jayapura.
Dalam rangka meningkatkan prestasi atlet dan juga mengembangkan teknis dan kemampuan para kensi dan pelatih simpai dalam rangka pimpinan secara berjenjang.
“Ajang kejuaraan antar Dojo di kota Jayapura ini merupakan satu perhelatan yang kita banggakan bersama karena kegiatan yang diagendakan ini tentu menuju kepada Pekan Olahraga Provinsi dan prestasi yang akan kita kembangkan memasuki ajang Pekan Olahraga Nasional di Aceh dan Sumatera Utara,” papar Abdul Rahman Basri .
Lanjutnya, para atlet yang bertanding akan memberikan manfaat besar dalam persiapan para mereka dalam peningkatan dan pemilihan prestasi untuk mempersiapkan diri menuju agenda-agenda event-event di tingkat daerah maupun nasional,”tandasnya.
Masih ditempat yang sama, Ketua PERKEMI Kota Jayapura Tresia Tobi, SH juga mengatakan, setelah dilantik pada tanggal 27 Agustus 2022 sudah 6 Dojo terbentuk, sampai saat ini sudah 10 Dojo. Dirinya harap dapat terbentuk di sekolah-sekolah dan juga universitas.
Kejuaraan ini diharapkan muncul bibit-bibit kenshi muda dan ke depan bisa mengharumkan PERKEMI dan KONI Kota Jayapura.
“Peran sekolah lanjut anggota DPRD kota Jayapura ini dapat melahirkan generasi muda, talenta muda yang mempunyai wawasan ilmu pengetahuan yang maju, namun juga melahirkan talenta muda yang tangguh, sehat dan mempunyai kemampuan bela diri shorinji KEMPO.
Mengasah kepekaan individusecara fisik dan mental, menguatkan tubuh dan pikiran, menangkis atau menjatuhkan diri dari pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan,” sambungnya.
Tresia Tobi membeberkan, Dojo yang sudah terbentuk di kota Jayapura yaitu Cendrawasih, Lantamal, SMK 3, SMP Negeri 9, SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, Hikmah Yapis, SMP Paulus dan Dojo SMK 7.
Dirincikan, atlet yang bertanding pada event ini sebanyak 127 orang dari 10 Dojo, yang akan bertanding pada nomor embuh solo, pasangan putra putri, beregu dan nomor randori.








