Majelis dan Unsur-Unsur Jemaat GKI I. S Kijne Sborhoinyi Periode 2023-2028 Ikut Pembekalan

Jayapura, Teraspapua.com – Panggilan pelayanan merupakan konsep penting dalam konteks kehidupan gereja. Di dalam gereja, setiap anggota diberikan panggilan untuk melayani sesuai dengan karunia yang diberikan oleh Allah.

Penting bagi gereja untuk memahami, memperkuat, dan memfasilitasi pemahaman tentang panggilan pelayanan ini bagi setiap individu majelis jemaat dan unsur-unsur dalam jemaat.

Olehnya itu GKI I. S Kijne Sborhoinyi merasa penting untuk memberikan pembekalan kepada majelis jemaat, baik itu penatua dan syamas, tapi juga BPPG jemaat dan unsur-unsur jemaat seperti, PKB, PW, PAM dan PAR periode 2023-2028. Pembekalan berlangsung di gedung gereja setempat, Sabtu (15/7/2023).

Pembekalan tersebut di berikan langsung oleh Sekretaris Sinode GKI di tanah Papua Pdt.D.J Kaigere, dengan materi tentang tugas penatua, syamas dan unsur-unsur serta pengajaran dalam gereja.

Selain itu Sekretaris departemen pembinaan jemaat Sinode GKI di tanah Papua, Pdt. L Upessy, yang membawahkan materi panduan pelayanan dan petunjuk teknis.

Kemudian ketua BPPG Kasik GKI Port Numbay dan Ketua BPPG Sinode GKI di tanah Papua, J. Marani membawakan materi pengelolaan perbendaharaan gereja

Sebagai statemen pembuka, ketua majelis jemaat, Joni Y. Betaubun atas nama jemaat menyampaikan terima kasih kepada Sekretaris Sinode GKI di tanah Papua Pdt.D.J Kaigere yang mempunyai kepedulian untuk GKI I.S Kijne Sborhoinyi. Tapi juga Pdt. L Upessy, bapak R.D. Siahaya dan bapak J. Marani.

“Jadi, materi yang akan disampaikan hari ini yaitu terkait dengan tugas-tugas majelis jemaat, baik penatua dan syamas tapi juga pengajaran dalam gereja,” ujar Betaubun.

Untuk itu kepada seluruh majelis jemaat periode 2023 – 2028, harus betul-betul untuk mengikuti materi dengan baik,”imbuhnya.

“Begitupula saya yang akan menjadi mantan majelis, tapi saya juga akan mengikuti materi yang akan disampaikan oleh orang-orang hebat,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Sinode GKI di tanah Papua Pdt.D.J Kaigere kepada Teraspapua.com mengatakan, pembekalan ini dilakukan untuk majelis yang baru.

“Selain untuk majelis lama, tapi juga mejelis baru yang akan melanjutkan tugas dan tanggungjawab,” ujarnya.

Sehingga lanjut Kaigere, dalam periode ini (2023-2028), diharapkan melalui pembinaan ini majelis jemaat memahami fungsi tugas tanggung jawab pelayanan mereka di dalam Jemaat.

Pembinaan ini kata Kaigere, selain penatua dan syamas memahami fungsi-fungsi mereka, tapi ini juga berkaitan dengan amanat Sidang Sinode 2022 lalu, tentang perubahan-perubahan, fungsi tugas dan tanggung jawab majelis jemaat dalam GKI di tanah Papua.

“Sebagai mejalis jemaat baru mereka harus memahami tugas-tugas majelis jemaat ke depan,” jelasnya.

Ditempat yang sama Wakil Ketua Klasis GKI Port Numbay R.D, Siahaya mengakui, hari ini dilakukan pembekalan bagi majelis jemaat, tetapi juga unsur-unsur jemaat, sesungguhnya ini adalah tindak lanjut dari temu raya majelis bulan kemarin.

“Jadi beliau-beliau yang sudah ikut temuraya itu, dan teman-teman yang belum ikut, harus dilakukan pembekalan, supaya ada satu persepsi terhadap perubahan-perubahan aturan di GKI,” kata Siahaya.

Sehingga dalam jemaat kata Siahaya, semuanya memahami untuk menatalayani pekerjaan Tuhan, secara teratur, dan semuanya itu akan dilakukan untuk kemuliaan Tuhan,” pungkasnya.

(Har/Ricko)