Musda IV GM FKPPI Papua Sukses Digelar, BTM Terpilih Kembali Pimpin Periode 2023–2028

Ketua GM FKPPI Papua Terpilih Benhur Tomi Mano bersama Ketua Umum GM FKPPI Dwi Rianta Soerbakti

Jayapura, Teraspapua.com – Musyawarah Daerah (Musda) IV Pengurus Daerah XXIV Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI/Polri (GM
FKPPI) Provinsi Papua sukses digelar selama satu hari penuh di lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Sabtu (5/8/2023). Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi program pengurus lama sekaligus memilih ketua dan jajaran kepengurusan baru periode 2023–2028.

Setelah seluruh tahapan dan mekanisme organisasi dijalankan secara demokratis, rapat paripurna IV yang dipimpin Iwan Setiyawan bersama 40 peserta Musda secara aklamasi menetapkan Benhur Tomi Mano (BTM) sebagai Ketua PD XXIV GM FKPPI Papua untuk periode kedua.

Ketua Umum GM FKPPI Pusat, Dwi Rianta Soerbakti, mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya Musda IV dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kekeluargaan.

“Saya sangat berbahagia karena Benhur Tomi Mano kembali dipercaya menjadi ketua GM FKPPI Papua untuk periode 2023–2028. Ini adalah bentuk kepercayaan dari seluruh peserta Musda yang melihat dedikasi dan kepemimpinan beliau selama ini,” ujar Dwi Rianta kepada wartawan usai pelantikan dan penutupan Musda.

Ia berharap kepemimpinan BTM ke depan mampu melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh, termasuk menggelar musyawarah cabang (Muscab) di seluruh pengurus
cabang (PC) yang tersebar di wilayah Provinsi Papua.

“GM FKPPI Papua harus hadir lebih kuat dan nyata di tengah-tengah masyarakat, membawa misi sosial yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan rakyat Papua,” tambahnya.

Dwi Rianta juga menekankan pentingnya implementasi program pendidikan kader di Papua, yakni Latkorwa (Latihan Koorwil Daerah) untuk tingkat kabupaten/kota, dan Lakordia (Latihan Koordinator Daerah) untuk tingkat provinsi.

“Melalui program pendidikan ini, kita ingin mencetak kader-kader muda yang militan, paham organisasi, dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,”
tandasnya.

Tak lupa, Dwi Rianta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus cabang yang telah menjadi garda terdepan dalam menjaga eksistensi organisasi. “Pengurus pusat tanpa dukungan dari cabang-cabang ibarat nasi tanpa garam. Kekuatan GM FKPPI itu ada di bawah, hingga ke tingkat rayon,” ungkapnya.

Ia pun berharap Papua dapat menjadi role model atau proyek percontohan pelaksanaan organisasi GM FKPPI secara nasional. “Dengan konsolidasi yang berkelanjutan, saya optimis Papua bisa menjadi panutan bagi daerah lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Benhur Tomi Mano dalam sambutannya usai dikukuhkan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan
komitmennya untuk membangun organisasi secara kolektif bersama seluruh jajaran pengurus.

“Tanpa pengurus cabang, organisasi ini tidak akan bisa berjalan. Karena itu, saya mengajak semua pengurus cabang untuk bersama-sama menjaga kekompakan, memperkuat sinergi, dan tetap setia pada cita-cita luhur GM FKPPI,” ujar mantan Wali Kota Jayapura dua periode itu.

BTM juga menegaskan bahwa sebagai anak biologis TNI/Polri, GM FKPPI akan terus berdiri tegak membela keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta menjaga nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Kepada para Pembina, jangan sungkan menegur kami jika dalam pelaksanaan tugas kami melenceng dari garis organisasi. Teguran adalah bentuk perhatian dan kasih sayang untuk kebaikan bersama,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Kapolda Papua yang diwakili oleh Direktur Pengamanan Objek Vital, Kombes Pol Dedi Alamsyah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Musda IV GM FKPPI Papua.

“Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong dan solidaritas yang terbangun selama Musda. Ini menunjukkan komitmen kuat dari para kader GM FKPPI untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Papua dan bangsa,” katanya.

Kombes Dedi juga menegaskan pentingnya sinergitas antara GM FKPPI dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami di kepolisian siap mendukung setiap langkah positif organisasi, khususnya dalam membangun generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air,” imbuhnya.

Ia menekankan bahwa tantangan bangsa ke depan membutuhkan peran aktif generasi muda, termasuk FKPPI, untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Peran strategis GM FKPPI dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan sangat dibutuhkan saat ini. Mari kita lanjutkan komitmen bersama demi masa depan Papua dan Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

(har/rck)