BTM Bakal Perjuangkan Embarkasi Haji Khusus Papua, Tanggapan Warga, Dua Periode Walikota Selalu Tepati Janji

Jayapura, Teraspapua.com – Provinsi Papua bakal diperjuangkan untuk memiliki embarkasi khusus, untuk keberangkatan calon jemaah haji langsung ke Arab Saudi.

Bakal calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM), janji bakal memperjuagkan embarkasi khusus Papua tapi juga menambah kuota haji, dan akan meminta dari Menteri Agama khusus untuk Papua.

“Kalau saya terpilih menjadi Gubernur Provinsi Papua. Saya akan minta kepada Menteri Agama untuk menambah kuota dan embarkasi haji, khusus untuk Papua,” kata BTM saat melakukan kampanye tatap muka dengan masyarakat RW001 kelurahan Mandala, Selasa (8/10/2024).

Sehingga kata BTM, keberangkatan haji asal Papua tidak lagi melalui Makassar, tapi embarkasi khusus Papua, maka travel yang mengatur keberangkatan, kita akan bekerja sama, maka akan terjadi pertumbuhan ekonomi di Papua.

Dikatakan, Papua sudah dibagi menjadi 6 provinsi. Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat dan Papua Barat Daya. Pasti juga Maluku dan Maluku Utara akan bergabung ke Papua dan tidak ke Makassar.

“Nantinya juga kami akan membangun asrama haji terbesar di Indonesia timur, tepat di distrik Muara Tami, dan manasik haji, maka kita menyiapkan lapangan kerja, karena menampung banyak orang di asrama haji,” tuturnya.

Ini pemikiran saya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Pasalnya, saya mengamati jika bapak dan ibunya naik haji, pengantar bisa 10 sampai 20 orang.

BTM juga mengatakan, mimpi ini pasti akan terwujud, karena saya bukan janji-janji palsu, dikatakan ada 250 musholla dan masjid di kota Jayapura, saya sudah duduk bersama dengan umat muslim, berbuka puasa bersama.

Mantan Walikota Jayapura dua periode ini juga mengaku, menjaga kerukunan antar umat beragama di kota Jayapura, toleransi umat beragama saya jaga dengan baik. Sehingga ungkap BTM, kota Jayapura mendapatkan Harmoni Award, dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kalau hari raya Idul Fitri, teman-teman Nasrani mengawal masjid-masjid, menjaga keamanan, ketertiban saat umat muslim melakukan salat Ied di tempat-tempat terbuka.

“Saudara-saudara saya umat muslim melaksanakan Idul Fitri, salat Ied dengan baik dan aman, sebaliknya jika hari raya Natal, Himpunan Mahasiswa Islam menjaga gereja-gereja yang ada di kota Jayapura,” ujarnya.

Lebih lanjut ditambahkan, walaupun dirinya bukan beragama muslim, tapi kebijakan-kebijakan selama dua periode Walikota Jayapura berpihak kepada umat muslim di kota Jayapura ini.

“Umat muslim di kota Jayapura berkeluh kesah, karena kalau ada yang meninggal pemakaman di Abe pantai bayarnya Rp5 – 25 juta. Maka saya membeli tanah di Bupar Waena seluas 10 hektar untuk membangun pemakaman gratis bagi umat muslim di kota Jayapura,” papar BTM.

Pada kesempatan itu BTM juga memamerkan beberapa kartu khusus yang akan digunakan oleh masyarakat Papua, yang memiliki KTP Papua, jika dirinya bersama Yermias Bisai terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

“Seperti kartu Lansia, ibu-ibu lansia akan mendapatkan kartu untuk jaminan hidup. Kalau saya terpilih sebagai gubernur Papua kartu ini akan saya luncurkan di Kelurahan Mandala,” ungkapnya.

Terkait berapa anggaran sudah menghitung berapa jumlahnya, untuk satu kota dan 8 Kabupaten yang ada di Papua. Yang berikut adalah kartu bagi penyandang disabilitas.

Selain itu yang akan diluncurkan adalah kartu nelayan. Saya sudah berikan oleh para nelayan di kota Jayapura dimas saya menjabat Walikota Jayapura.

Kartu ini difungsikan jika gelombang besar atau angin para nelayan tidak melaut, maka kartu ini akan diberikan untuk mendapatkan insentif. Tapi juga memberikan GPS, kapal-kapal ukuran kecil.

“Program ini saya sudah lakukan di kota Jayapura, sehingga para nelayan cukup sejahtera, hal-hal baik di kota Jayapura akan saya bawa ke Provinsi Papua,” janjinya.

Selain itu janji BTM adalah kartu sehat plus, menurutnya ini sangat penting bagi masyarakat kota Jayapura dan kartu pencari kerja bagi anak-anak muda yang tidak punya pekerjaan, mereka juga akan mendapatkan pelayanan di BLK Provinsi Papua.

Di tempat yang sama Ketua Majelis Taklim, Hasrita menegaskan semua janji-janji BTM itu betul, karena dirinya juga merasakan saat BTM menjabat Walikota 2 periode.

“BTM bukan orang baru di dunia politik. Bahkan untuk para nelayan BTM pernah memberikan GPS, suami saya juga pernah dapat, jadi semua yang dijanjikan itu betul,” ungkapnya.

Untuk itu dia minta kepada seluruh masyarakat yang ada di kompleks nelayan, Kelurahan Mandala ini untuk menjemput program-program yang dijanjikan oleh BTM jika terpilih sebagai gubernur Papua.

“Jadi kita harus memilih BTM – YB sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, sehingga apa yang dijanjikan bisa kita terima,” tutup istri nelayan asal Palopo itu.

(har)