Pemilihan Ketua OSIS SMA Gabungan Jayapura Hadirkan Nuansa Budaya, KPPS Kenakan Pakaian Adat

Foto bersama 7 anggota KPPS bersama Kepala SMA Gabungan Jayapura, Sandra Titihalawa (foto Arche/Teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Gabungan Jayapura berlangsung demokratis dan unik di aula Pandora, Selasa (17/11/2025).

Keunikan tampak pada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tampil menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah, seperti Maluku, Papua, dan Toraja. Nuansa budaya ini memberikan warna berbeda sekaligus mencerminkan persatuan dalam keberagaman di lingkungan sekolah.

Pantauan Teraspapua.com, tuju anggota KPPS menjalankan tugas masing-masing sesuai prosedur pemungutan suara. Mereka mengatur daftar hadir pemilih, memberikan panduan kepada siswa, menjaga dan mengawasi kotak suara, memastikan surat suara dimasukkan ke kotak yang tepat, hingga mengarahkan pemilih untuk melakukan penandaan tinta di jari sebagai bukti telah menggunakan hak pilih.

Sementara itu, Kepala Sekolah dan para guru tampak mengenakan seragam Korpri, sedangkan para pemilih hadir dengan seragam sekolah yang rapi dan tertib.

Pemilihan Ketua OSIS tahun ini diikuti empat pasangan calon dari kelas X dan XI, dengan persaingan yang begitu ketata yaitu: Luna Kafiar – Christian Nusi, Romelov – Berlian, Marsel – Melan, Novela – Liona

Proses pemungutan suara berjalan jujur, adil, dan transparan, disaksikan oleh guru serta perwakilan siswa.

Kepala SMA Gabungan Jayapura, Sandra Titihalawa, menyampaikan harapan agar siswa-siswi memilih calon yang benar-benar layak, bertanggung jawab, kreatif, dan mampu membawa OSIS ke arah yang lebih baik.

“Suara kalian menentukan masa depan OSIS dalam satu tahun ke depan,” tegasnya.

Dalam momen tersebut, Kepala Sekolah turut memberikan pesan khusus bagi pengurus OSIS terpilih. Ia menekankan bahwa keteladanan adalah bagian penting dari kepemimpinan, terutama dalam hal kedisiplinan, kehadiran, serta kerapian seragam.

“Pengurus OSIS harus menjadi contoh bagi seluruh siswa. Jika pengurus tidak disiplin, bagaimana bisa menegur temannya” ujar Sandra.

Pemilihan OSIS SMA Gabungan Jayapura bukan hanya ajang demokrasi, tetapi juga wadah pembelajaran karakter, tanggung jawab, dan kepemimpinan di kalangan siswa. Dengan suasana penuh keberagaman dan kekompakan, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

(Veb)