banner 325x300

SMA Gabungan Jayapura Matangkan Inovasi Guru Lewat IHT

Jayapura, Teraspapua.com – SMA Gabungan Jayapura menggelar kegiatan In House Training (IHT) penyusunan modul kokurikuler dan best practice pembelajaran mendalam yang berlangsung di Aula Pandora SMA Gabungan Jayapura, Kamis (15/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran pada awal Tahun Pelajaran 2026.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Batseba Itaar, serta Pengawas Pembina SMA Gabungan Jayapura, Kresencia Lesomar.

Kepala SMA Gabungan Jayapura, Dr. Sandra G. Titihalawa, S.Pd., M.Si., dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan IHT ini merupakan tindak lanjut dari hasil supervisi akademik yang telah dilakukan pada tahun 2025, khususnya pada bulan Oktober hingga November.

“Hasil supervisi akademik ini merupakan gambaran data yang nyata, faktual, dan akurat. Dari data tersebut kita dapat memahami dengan jelas area kekuatan maupun kelemahan kita dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas,” ujar Sandra.

Ia menjelaskan, ketika pendidik telah memahami kelemahan dan kekuatan dalam pelaksanaan pembelajaran, maka langkah penting yang harus dilakukan adalah menindaklanjutinya melalui penguatan kompetensi guru secara terarah dan berkelanjutan.

Sandra juga mengungkapkan bahwa hasil analisis supervisi di lingkungan SMA YPPDK Gabungan Jayapura menunjukkan masih perlunya penguatan pada pelaksanaan kegiatan inti pembelajaran, khususnya yang berkaitan dengan penerapan model dan metode pembelajaran.

“Oleh karena itu, melalui IHT ini akan disampaikan proses pembelajaran terintegrasi, termasuk pembelajaran mendalam yang akan ditampilkan melalui guru model,” jelasnya.

Ia pun meminta seluruh peserta IHT untuk menyimak dengan baik praktik pembelajaran mendalam yang akan disampaikan, karena praktik baik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh guru.

“Ketika praktik baik ini dibagikan oleh salah satu guru, saya berharap hal tersebut dapat menumbuhkan kemampuan kita semua untuk terus berinovasi serta mampu menerapkan asesmen pembelajaran yang lebih baik dan bermakna bagi peserta didik,” harapnya.

Sejalan dengan pelaksanaan IHT, SMA Gabungan Jayapura juga akan menyusun modul kokurikuler sebagai bentuk konkret dari hasil evaluasi pembelajaran pada semester sebelumnya. Modul tersebut diharapkan mampu memberikan penguatan karakter, minat, dan kompetensi peserta didik secara holistik dan kontekstual.

“Saya berharap bapak dan ibu pendidik dapat mengikuti kegiatan IHT ini dengan sungguh-sungguh dan aktif berdiskusi. Pada akhirnya, semua proses ini akan bermuara pada peningkatan kualitas anak-anak di sekolah,” ungkap Sandra.

Ia menambahkan, pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sangat penting agar dapat meningkatkan minat belajar siswa.

“Pembelajaran yang bapak dan ibu sajikan di kelas diharapkan menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak. Ketika minat belajar mereka meningkat, itu merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa, khususnya bagi SMA Gabungan Jayapura dengan kondisi yang ada,” katanya.

Sandra berharap melalui pelaksanaan In House Training ini, para guru dapat terus berinovasi dan menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, menarik, dan bermakna bagi peserta didik.

Sementara itu, Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Batseba Itaar, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sepanjang tahun 2025.

“IHT ini dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran tahun 2025 dan menjadi bagian dari Komunitas Belajar (Kombel) Pandora,” ujarnya.

Menurut Batseba, Kombel merupakan wadah bagi para pendidik untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, serta melihat bagaimana kurikulum diterapkan dan strategi pembelajaran disusun secara tepat.

“Dalam Kombel Pandora, kita membangun harapan-harapan bersama. Ini adalah ruang diskusi untuk menyusun strategi pembelajaran yang lebih baik, termasuk menghadirkan inovasi-inovasi baru dan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik,” jelasnya.

Dengan pelaksanaan IHT ini, diharapkan para guru SMA Gabungan Jayapura semakin siap meningkatkan kualitas pembelajaran serta mampu menjawab tantangan pendidikan melalui inovasi, kolaborasi, dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.

(Har)