banner 325x300

BTM; Pengusaha Kalimantan Siap Selamatkan Persewar, Manajemen Tak Merespons

Ketua PSSI Papua Benhur Tomi Mano saat memimpin rapat (foto Arche/teraspapua.com)

Jayapura, Teraspapua.com – Ketua PSSI Provinsi Papua, Benhur Tomi Mano mengungkapkan bahwa dirinya baru menerima telepon dari pengurus PSSI pusat terkait masa depan klub Persewar Waropen.

Dalam komunikasi tersebut, PSSI meminta BTM untuk segera menjalin hubungan dengan manajemen Persewar terkait adanya pihak yang siap mengambil alih klub demi menyelamatkannya dari ancaman degradasi.

“Ada yang mau membeli Persewar supaya klub ini tetap eksis dan tidak turun ke Liga 4,” ujar BTM kepada Teraspapua.com usai memimpin rapat koordinasi dan konsolidasi PSSI Papua di Sekretariat GOR Waringin, Kotaraja, Sabtu (29/11/2025).

Menurut BTM, calon pembeli tersebut seorang pengusaha asal Kalimantan telah menyatakan kesiapannya menanggung seluruh utang klub. Langkah ini dilakukan agar Persewar dapat bertahan di Liga 3 dan tidak terdegradasi ke Liga 4.

“Mereka sudah siap membantu, termasuk membayar utang-utang Persewar. Yang penting klub ini tidak boleh turun kasta,” jelasnya.

Namun, upaya penyelamatan itu terhambat lantaran manajemen Persewar disebut tidak memberikan respons. BTM mengaku telah berulang kali mencoba menghubungi manajemen, tetapi seluruh nomor telepon tidak aktif.

“Saya hubungi semua manajemen, tapi hp-nya padam. Tentu ini memicu kekecewaan, dan akibatnya Persewar terancam turun ke Liga 4,” ungkapnya.

BTM menambahkan, PSSI pusat sebenarnya memberikan waktu dua hari kepadanya untuk berkomunikasi intensif dengan manajemen Persewar. PSSI juga menegaskan keinginan agar Persewar tidak terdegradasi, mengingat ada dukungan finansial dari calon pembeli.

“Saya masih terus berkomunikasi dengan Persewar Waropen. Saya minta mereka jangan turun ke Liga 4, tetap bertahan di Liga 3. Ada penyumbang dana dari Kalimantan yang sudah siap membantu,” tegasnya.

Saat ini, BTM disebut masih berkoordinasi dengan PSSI pusat mengenai permohonan penyelamatan Persewar. Namun hingga kini, respons dari manajemen klub tersebut belum juga diterima.

(Har)