HIPMI Bentuk Tim Caretaker dan Buka Pendaftaran Calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan

Team Carateker BPD HIPMI Papua Pegunungan

Jakarta, Teraspapua.com – Pasca diterbitkannya Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Pegunungan, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bergerak cepat merespons dinamika daerah otonomi baru tersebut.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Akbar Himawan Buchari, segera mengambil langkah strategis dengan membentuk kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Papua Pegunungan melalui pembentukan Tim Caretaker.

Langkah cepat ini menunjukkan bahwa HIPMI merupakan organisasi yang adaptif dan responsif terhadap perubahan, sekaligus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pembangunan daerah, serta kemakmuran Indonesia, khususnya di wilayah Papua Pegunungan.

Pembentukan Tim Caretaker BPD HIPMI Papua Pegunungan ditetapkan melalui Surat Keputusan BPP HIPMI Nomor: 124/Kep/Sek/BPP/X/25 tertanggal 30 Oktober 2025. Dalam SK tersebut, Reza Oktavian ditunjuk sebagai Ketua Tim Caretaker, didampingi Saipul Bahri sebagai Sekretaris Tim Caretaker.

Dengan terbentuknya Tim Caretaker ini, HIPMI Papua Pegunungan segera mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) I BPD HIPMI Provinsi Papua Pegunungan. Salah satu rangkaian penting dalam agenda MUSDA I tersebut adalah pembukaan pendaftaran bakal calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan untuk masa bakti 2026 – 2029.

Sebagai bagian dari persiapan MUSDA I, Tim Caretaker juga menerbitkan Surat Keputusan Nomor: 02/Kep/Sek/BPD/PAPUA-PEGUNUNGAN/I/26 tentang pengangkatan Panitia Pengarah (Steering Committee) dan Panitia Pelaksana MUSDA I BPD HIPMI Papua Pegunungan. Dalam keputusan tersebut, Yogi Kurniawan ditunjuk sebagai Ketua Panitia Pengarah, didampingi Zulfikar Kusuma Akbar sebagai Sekretaris.

Panitia Pengarah tersebut didukung oleh Panitia Pelaksana yang diketuai oleh Ashari Wahyu Budi Aji, dengan Yulita Intan Sari sebagai Sekretaris. Kedua panitia ini bertanggung jawab penuh atas seluruh rangkaian pelaksanaan MUSDA I agar berjalan sesuai dengan ketentuan organisasi.

Ketua Steering Committee, Yogi Kurniawan, menjelaskan bahwa pengambilan dan pengembalian formulir bakal calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan dibuka mulai tanggal 29 Januari hingga 1 Februari 2026. Sementara itu, proses verifikasi berkas persyaratan bakal calon akan dilakukan secara bersamaan pada hari terakhir
pendaftaran.

“Pengumuman dan penetapan Calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan akan dilaksanakan pada 2 Februari 2026. Pada hari yang sama juga akan diumumkan dan ditetapkan jumlah peserta serta peninjau MUSDA I, termasuk pengambilan nomor urut calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan masa bakti 2026–2029,” jelas Yogi.

Sekretaris Tim Caretaker BPD HIPMI Papua Pegunungan, Saipul Bahri, menambahkan bahwa meskipun seluruh rangkaian tahapan pendaftaran hingga pelaksanaan MUSDA I dirancang secara singkat dan efisien, seluruh proses tetap mengacu pada Pedoman Organisasi serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HIPMI.

“Kampanye calon Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan masa bakti 2026–2029 tetap akan dilaksanakan, yakni pada tanggal 3 hingga 5 Februari 2026,” ujar Saipul Bahri.

Ia juga menyampaikan bahwa di sela-sela tahapan kampanye, Tim Caretaker akan menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL). Rapat tersebut akan membahas dan menetapkan jumlah utusan dari masing-masing Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI di kabupaten dan kota se-Provinsi Papua Pegunungan.

“Jika merujuk pada ketentuan yang selama ini berlaku, jumlah utusan dari setiap BPC maksimal sebanyak lima orang,” jelasnya.

Melalui rangkaian kegiatan MUSDA I BPD HIPMI Papua Pegunungan ini, diharapkan akan terpilih Ketua Umum BPD HIPMI Papua Pegunungan masa bakti 2026–2029 yang memiliki kedekatan dengan pemerintah, berjiwa tangguh, serta bersikap inklusif dalam merangkul seluruh elemen pengusaha muda di wilayah tersebut.

Dengan demikian, moto “Pengusaha Pejuang, Pejuang Pengusaha” diharapkan benar-benar terwujud dan panji-panji HIPMI dapat berkibar dengan kokoh di Provinsi Papua Pegunungan, sebagai kekuatan penggerak ekonomi dan pembangunan daerah.

(Veb)