Benhur Tomi Mano Kembali Pimpin DPD PDI Perjuangan Papua Periode 2025 – 2030

Jayapura, Teraspapua.com – Benhur Tomi Mano (BTM) kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Provinsi Papua untuk masa bakti 2025–2030. Kepastian tersebut berdasarkan Surat Keputusan Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Nomor 33/KPPS KP/DPP/XII/2025.

Pengumuman resmi penetapan Benhur Tomi Mano sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Papua disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Waropen yang juga Ketua DPRK Waropen, Yunikke Dipan, dalam kegiatan Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Papua serta Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi, dan Mamberamo Raya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Horison Padang Bulan, Jayapura, Sabtu (20/12/2025), dan dihadiri oleh jajaran pengurus partai dari berbagai tingkatan serta kader PDI Perjuangan se-Papua.

Konferda PDI Perjuangan Papua dan rangkaian Konfercab dibuka secara resmi oleh Ketua Bidang Kehormatan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan, Komarudin Watubun. Dalam sambutannya, Komarudin menekankan pentingnya konsolidasi partai secara menyeluruh pasca pelaksanaan Kongres ke-6 PDI Perjuangan.

DPP PDI Perjuangan, lanjut Komarudin, memandang bahwa penataan dan penguatan struktur kepemimpinan partai merupakan langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik ke depan. Oleh karena itu, konsolidasi dilakukan melalui mekanisme organisasi partai secara berjenjang, mulai dari konferensi dewan, konferensi cabang, konferensi perwakilan luar negeri, hingga musyawarah anak cabang, musyawarah ranting, dan musyawarah anak ranting.

Dalam Konferda tersebut, selain menetapkan Benhur Tomi Mano sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, DPP PDI Perjuangan juga mengumumkan dua nama calon personalia DPD PDI Perjuangan Papua masa bakti 2025–2030, yakni Surya Ibrahim Basri Syafaat dan Joni Y. Betaubun.

Penetapan Benhur Tomi Mano sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Papua dilakukan setelah DPP PDI Perjuangan memperhatikan hasil psikotes, evaluasi kinerja, serta pertimbangan strategis terhadap para calon ketua DPD. Keputusan tersebut diambil melalui rapat pleno DPP PDI Perjuangan.

Dalam surat keputusan tersebut, DPP PDI Perjuangan juga menginstruksikan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Papua terpilih selaku ex officio Ketua Tim Formatur untuk bersama pimpinan sidang pleno membentuk Tim Formatur. Tim ini bertugas menyusun struktur, komposisi, dan personalia kepengurusan DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua masa bakti 2025–2030.

DPP PDI Perjuangan menegaskan bahwa dalam penyusunan kepengurusan, Tim Formatur wajib memperhatikan dua nama calon personalia yang telah ditetapkan serta memastikan keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30 persen dari total jumlah pengurus.

Selain itu, jumlah pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua masa bakti 2025–2030 ditetapkan minimal sebanyak 19 orang dan maksimal 25 orang, menyesuaikan dengan struktur dan komposisi kepengurusan DPP PDI Perjuangan masa bakti 2025–2030.

Dengan terpilihnya kembali Benhur Tomi Mano, PDI Perjuangan Papua diharapkan semakin solid dalam menjalankan konsolidasi organisasi, memperkuat ideologi partai, serta mempersiapkan diri menghadapi agenda-agenda politik strategis ke depan, termasuk Pemilu dan Pilkada mendatang.