Jayapura, Teraspapua.com – Jemaat Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua Bukit Zaitun Dok VIII Jayapura menyemarakkan minggu-minggu Advent dengan menggelar beragam kegiatan kreatif yang melibatkan seluruh unsur jemaat.
Acara berlangsung meriah di halaman gereja pada Sabtu (29/11/2025), diikuti oleh anak-anak, remaja, pemuda, persekutuan wanita, hingga tiga sektor pelayanan.
Kegiatan Advent tahun ini diwarnai sejumlah lomba, di antaranya story telling, lomba mewarnai untuk persekutuan anak dan remaja, serta lomba menghias pohon Natal menggunakan bahan daur ulang. Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti serta variasi ide kreatif yang ditampilkan.
Lomba menghias pohon Natal menjadi pusat perhatian dalam rangkaian kegiatan ini. Peserta berasal dari tiga sektor pelayanan, yaitu Sektor Immanuel, Lahairoi, dan Tiberias, yang masing-masing mengirim lima perwakilan.
Pantauan Teraspapua.com menunjukkan bahwa bahan-bahan daur ulang dimanfaatkan secara maksimal. Kaleng minuman bekas (Sprite dan Coca-Cola), karung, rak telur, kardus, botol air mineral, kelambu bekas, hingga tali rafia disulap menjadi ornamen bernilai dekoratif.
Persekutuan Wanita tampil menonjol dengan memanfaatkan kardus, rak telur, botol mineral, serta ban bekas. Kelompok pemuda menghadirkan kreasi dari botol air mineral, kelambu, dan tali rafia. Sektor Immanuel berinovasi dengan menghadirkan dua pohon Natal berbahan karung bekas dan rak telur.
Sementara itu, Sektor Lahairoi menunjukkan kreativitas tinggi dengan memanfaatkan kaleng Sprite, Coca-Cola, tas berbahan daur ulang, hingga kaleng bir Bintang sebagai hiasan puncak pohon. Tidak kalah unik, Sektor Tiberias menghias pohon Natal menggunakan berbagai kerajinan dari kertas bekas.
Keunikan lainnya dalam kegiatan ini adalah kehadiran para jemaat senior yang dikenal memiliki kemampuan kreatif. Sektor Tiberias diperkuat oleh Pendeta Stenli Salenusa dari Sinode GPI Tanah Papua.
Sektor Lahairoi menurunkan dua figur legendaris, yakni Diaken Max Pattiwaelapia dan Franki Latupeirisa. Sementara Sektor Immanuel mengandalkan kreativitas Hendro Tetelepta dan Renold Makatita.
Sektor Lahairoi juga menarik perhatian dengan tagline mereka yang unik dan penuh percaya diri, yaitu “Sektor Lahairoi Tidak Kaleng-Kaleng.” Dari pantauan media, sektor tersebut menjadi tim pertama yang menyelesaikan hiasan pohon Natal, disusul oleh Sektor Immanuel.
Seluruh rangkaian lomba dipandu oleh MC ternama di Papua, Mercy Soplanit, yang berhasil menciptakan suasana penuh semangat dan keceriaan selama kegiatan berlangsung.
Ketua Majelis Jemaat GPI Papua Bukit Zaitun, Pdt. Arthur Samkakai, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi jemaat untuk mengekspresikan kreativitas melalui pemanfaatan barang daur ulang.
“Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk menciptakan pohon Natal yang indah dari bahan sederhana,” ungkapnya.
Penilaian lomba menitikberatkan pada penggunaan bahan daur ulang, kreativitas dan orisinalitas, estetika, serta kerapian.
Berikut hasil lomba menghias pohon Natal:
Juara 1: Sektor Tiberias
Juara 2: Persekutuan Wanita (Perwata)
Juara 3: PPGI
Kategori harapan:
Harapan 1: Sektor Lahairoi
Harapan 2: Sektor Immanuel I
Harapan 3: Sektor Immanuel II
Hasil Lomba Mewarnai
Kelas TK:
Juara I: Feo
Juara II: Rekam
Juara III: Kezie Seng
Kelas Anak Kecil:
Juara I: Grace Tetelepta
Juara II: Rodemina
Juara III: Loly Seng
Hasil Lomba Story Telling
Kelas Anak Kecil:
Juara I: Dian Katayae
Kelas Tanggung:
Juara I: Kimberly Penjalang
Juara II: Kayla Pattikayhatu
Kelas Remaja:
Juara I: Vina Salenussa
Juara II: Glery Lewerissa
Kegiatan Advent ini tidak hanya menjadi ajang kreativitas jemaat, tetapi juga mempererat kebersamaan dalam menyongsong perayaan Natal tahun 2025.
(Arche)















