Jayapura.Teraspapua.com – Ketua DPD Pejuang Bravo 5 Provinsi Papua, Dr. Benhur Tomi Mano, MM di damping Sekertaris, Rocky Bebena dan sejulah pengurus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran Rusun dan pemukiman warga Pasar Inpres Dok IX, Distrik Jayapura Utara dan belakang Hotel Bunga Pasar Youtefa Distrik Abepura, Senin (14/11/2022).
Total bantuan yang diserahkan kepada para korban di dua lokasi kebakaran Ini adalah, 410 karton mie instan, 360 karton air mineral 600 ml dan 50 bungkus paket sembako.
Bantuan ini merupakan wujut kepedulian organisasi milik para Jenderal, kepada masyarakat kota Jayapura yang berada dalam musibah, tentu tidak seberapa nilai, tapi setidaknya bisa meringankan beban hidup para korban yang di landa musibah kebakaran.
Selain menyerahkan bantuan, Benhur Tomi Mano juga menyambangi petugas kesehatan yang ada di posko tersebut dan berdialog menanyakan ketersediaan obat-obatan.
Benhur Tomi Mano mengatakan, kedatangan DPD Pejuang Bravo 5 untuk memberikan sedikit bantuan kepada para korban kebakaran.
Setelah dari Pasar Inpres kami juga akan meninjau korban kebakaran di Pasar Youtefa, Distrik Abepura. Kami juga akan serahkan sedikit bantuan kepada para korban.
“Saya harapkan bantuan ini dapat disalurkan langsung kepada para korban yang membutuhkan,” ucapnya.

Kepada para korban mantan Wali Kota Jayapura dua periode berharap tetap sabar, agar Tuhan memberikan kekuatan lahir dan batin, karena musibah itu bisa datang kapan saja.
Disela-sela melakukan peninjauan Rusunawa pria yang akrab disapah BTM itu juga menyebutkan. Yang pertama kita harus mengamankan masyarakat dari musibah. Dan saya yakin pemerintah kota Jayapura sudah menyiapkan tempat sementara untuk menampung masyarakat korban musibah kebakaran
“Yang kedua, pasti pemerintah kota akan melakukan pendataan korban yang kena musibah dan juga hal-hal administrasi lain, mungkin ijazah dan raport anak sekolah serta administrasi kependudukan. Seperti, kartu keluarga KTP, Akta Nikah dan kartu identitas anak (KIA),” ujarnya.
BTM juga mengakui bahwa pelayanan kesehatan pasti juga akan dilakukan oleh pemerintah kota dan pembersihan lokasi kebakaran.
Saya harapkan, pemerintah kota akan mengusulkan kepada pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR untuk bisa dibangun kembali, dan kami juga dari Kementerian Sosial akan membantu hal itu untuk pembangunan rumah susun supaya masyarakat bisa kembali tinggal.

“Dan juga penanganan masyarakat yang kenal musibah ini terutama soal makan dan minum sesuai dengan protap penanganan bencana,” imbuhnya.
BTM menuturkan, semenjak dirinya menjabat sebagai walikota tingkat kebakaran di kota Jayapura sangat tinggi satu minggu bisa 4 sampai 6 kejadian.
Untuk itu masyarakat harus berhati-hati terutama dalam penyambungan arus listrik, harus menghubungi pihak PLN dan juga saling mengingatkan untuk mematikan kompor,” pesannya.
Disinggung soal kekurangan armada pemadam kebakaran, BTM mengaku sudah titipkan kepada Penjabat Wali Kota supaya ada pemisahan khusus dinas kebakaran.
“Supaya pengalokasian anggaran dan penambahan Armada, karena tingkat kebakaran di kota Jayapura cukup tinggi sehingga bisa mereka Langsung menangani dengan baik,” tandas BTM
Pasti pemerintah kota sudah memikirkan itu ke depan untuk penambahan Armada di 5 distrik yang ada di kota Jayapura,” tutup BTM.
Perlu diketahui, kebakaran yang terjadi pada Jumat (11/11/2022) malam di Dok IX dari data Kepolisian sebanyak 135 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggalnya, karena api berhasil menghanguskan sebanyak 21 kamar di lokasi Rusun dan 12 bangunan non permanen yang merupakan toko, kios serta rumah sewa.








