Nabire, Teraspapua.com – Penjabat (Pj) Bupati Puncak Jaya, Yopi Murib, SE, MM bersama Ketua DPRK Puncak Jaya, Letius Telenggen, didampingi tiga anggota DPRK lainnya, mengunjungi Asrama Mahasiswa Puncak Jaya di Kalibobo, Nabire, Kamis (22/5/2025).
Kunjungan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan Musyawarah Komunitas Mahasiswa Pelajar Puncak Jaya (KMPPJ) ke-XV di Kota Studi Nabire. Dalam momen ini, Pj Bupati dan Ketua DPRK melakukan tatap muka langsung dengan ratusan mahasiswa dan pelajar asal Puncak Jaya.
Aspirasi Mahasiswa
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait fasilitas penunjang pendidikan. Ketua KMPPJ Kota Studi Nabire, Kondektur Melelom, menyampaikan bahwa kondisi asrama saat ini tidak memadai untuk menampung seluruh mahasiswa, sehingga beberapa terpaksa mendirikan tenda saat musyawarah berlangsung.
“Kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, tapi fasilitas yang ada sangat terbatas,” ujarnya.
Mahasiswa juga menyuarakan kebutuhan akan asrama khusus putri, permintaan pemasangan jaringan WiFi, serta dukungan terhadap kegiatan organisasi dan beasiswa yang dinilai belum optimal.
Selain itu, mereka meminta agar pusat organisasi KMPPJ dipindahkan dari Jayapura ke Nabire, mengingat status Nabire sebagai Ibu Kota Provinsi Papua Tengah.
“Kami juga berharap penyaluran beasiswa dapat dilakukan melalui kantor pos agar lebih merata dan mendorong kekompakan dalam organisasi,” imbuh Kondektur.
Respons Pj Bupati dan DPRK
Menanggapi aspirasi tersebut, Pj Bupati Yopi Murib menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses pemulihan keamanan di Puncak Jaya.
“Kita terus berdoa agar proses adat dan pemulihan tetap berjalan, dan situasi tetap aman,” kata Yopi Murib.
Terkait proses pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2025–2030, ia menjelaskan bahwa DPRK telah melaksanakan rapat paripurna pengumuman hasil penetapan. Hasil tersebut kini menunggu Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Dalam Negeri untuk pelantikan resmi.
Mengenai permintaan pemindahan pusat KMPPJ ke Nabire, Yopi menyarankan agar hal ini dimusyawarahkan dengan baik oleh para anggota organisasi.
“Keputusan ada di tangan adik-adik mahasiswa. Pemerintah siap mendampingi, asalkan organisasi tetap solid dan nama KMPPJ tetap dipertahankan,” tegasnya.
Soal pembangunan asrama putri dan fasilitas lain, ia menyatakan akan merekomendasikannya kepada bupati dan wakil bupati definitif yang akan segera dilantik.
“KMPPJ sangat penting sebagai wadah persatuan dan pembentukan karakter serta kepemimpinan. Namun, pendidikan tetap harus jadi prioritas utama,” pesannya.
Ketua DPRK Ikut Dukung Aspirasi
Ketua DPRK Puncak Jaya, Letius Telenggen, juga menyatakan dukungan terhadap aspirasi mahasiswa.
“Saya bersama anggota DPRK akan menindaklanjuti aspirasi ini dan menyampaikannya kepada pimpinan daerah yang baru,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Yopi Murib turut menyerahkan bantuan dana dan bahan makanan bagi mahasiswa dan pelajar asal Puncak Jaya di Nabire.















