Langit Kota Jayapura Bersaksi: Doa BTM Hentikan Hujan Saat Rakyat Bersatu

BTM saat menengada ke langit dan berdoa

Jayapura, Teraspapua.com – Sebuah peristiwa yang menggetarkan batin dan memicu decak kagum terjadi di Jayapura, Kamis (5/6/2025). Dalam nuansa budaya yang kental dan semangat persatuan, masyarakat adat Mepago dan Lapago secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano – Constant Karma (BTM-CK).

Acara yang berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Jayapura Selatan, ini tidak hanya diwarnai oleh prosesi adat bakar batu, tetapi juga oleh fenomena alam yang mengejutkan banyak pihak.

Sejak pagi, Kota Jayapura diguyur hujan deras dan diselimuti awan hitam. Namun secara ajaib, lapangan tempat deklarasi tetap kering, meski langit tampak mengancam dan gelap menggantung tepat di atas lokasi acara.

BTM tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIT. Seusai ibadah singkat, ia menyampaikan sambutan penuh semangat kepada ratusan warga yang tetap bertahan meskipun cuaca terlihat tidak bersahabat.

Tepat menjelang pukul 14.00 WIT, suasana langit makin gelap—seolah pertanda hujan akan turun. Namun, BTM, yang dikenal religius, menengadah ke langit dan memanjatkan doa dalam bahasa Tobati.

“T’ Mar (Tuhan), saat ini saya dan keluarga, saudara-saudara saya dari Mepago dan Lapago hadir di tempat ini untuk deklarasi dan ucapan syukur. Jangan turunkan hujan. Kami percaya Tuhan hadir dan memberikan mukjizat bagi kami,” ucap BTM.

Doa tersebut diamini ratusan hadirin yang larut dalam kekhusyukan. Dan keajaiban pun terjadi, hujan tidak turun di lokasi acara, meskipun seantero Jayapura terus diguyur hujan deras.

Prosesi adat bakar batu dan deklarasi berjalan lancar hingga selesai tanpa hambatan. Banyak warga yang percaya bahwa momen ini merupakan pertanda spiritual atas perjuangan dan ketulusan pasangan BTM-CK.

“Ini bukan kebetulan. Ini tanda bahwa Tuhan bersama pemimpin yang tulus dan percaya kepada-Nya,” ungkap salah satu tokoh adat Mepago yang hadir dalam acara tersebut.

Usai deklarasi, BTM meninggalkan lokasi dan hujan pun kembali turun di wilayah sekitarnya. Bagi para pendukungnya, ini merupakan sinyal ilahi bahwa pasangan BTM-CK akan diantar menuju “Gedung Putih Dok II”*, simbol pemerintahan Provinsi Papua, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur.

Deklarasi ini juga menjadi penegasan dukungan akar rumput dari dua wilayah adat besar di Papua—Mepago dan Lapago dalam menyongsong Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua yang dijadwalkan berlangsung pada, 6 Agustus 2025.

(Hr)