Serui,Teraspapua.com – Ribuan warga Kepulauan Yapen tumpah ruah di Gedung Pendopo Panjawi Anotaurei, Serui, Senin (21/7/2025), dalam acara tatap muka terbatas pasangan
calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Constant Karma (BTM-CK). Tatap muka ini menandai berakhirnya rangkaian safari politik BTM–CK
di wilayah adat Saireri.
Sejak siang hari, masyarakat dari berbagai distrik di Kepulauan Yapen tampak antusias memadati lokasi acara. Suasana kota Serui pun semarak oleh konvoi ratusan kendaraan
roda dua dan roda empat yang dihiasi atribut kampanye, bendera partai, serta baliho pasangan BTM–CK.
Konvoi tersebut menjadi simbol dukungan terbuka terhadap pasangan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan sejumlah partai politik lainnya.
Tiba di lokasi kampanye, BTM disambut sorak sorai pendukung yang meneriakkan yel-yel kemenangan. Teriakan “Coblos nomor satu!” dan pekikan “Merdeka! Merdeka! Merdeka!”
menggema memenuhi ruang kampanye, membangkitkan semangat para simpatisan yang hadir.
Tatap muka terbatas tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Bidang Perikanan dan kelautan Joni Y. Betaubun. Betaubun
menyampaikan salam politik dari Ketua DPD PDI Perjuangan Papua dan secara simbolis membuka kampanye pasangan BTM–CK di Serui.
“Atas nama Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, saya secara resmi membuka kampanye terbatas calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Benhur Tomi Mano dan Constant
Karma,” ujar Joni dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah.
Ia menyebut, besarnya antusiasme masyarakat Serui menunjukkan bahwa pasangan BTM–CK telah mengisi ruang harapan rakyat Papua, khususnya di wilayah adat Saireri. Ia
juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kampanye PDI Perjuangan akan dilaksanakan secara damai, beretika, dan menghormati keberagaman pilihan politik.
Sementara itu, dalam orasi politiknya, Benhur Tomi Mano memaparkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi fokus kepemimpinannya jika terpilih sebagai Gubernur
Papua periode 2025–2030.
Fokus utama di antaranya adalah pemerataan pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat lokal berbasis
kearifan budaya.

“Kami ingin membawa keadilan pembangunan dari pesisir hingga pegunungan. Wilayah Saireri tidak boleh lagi menjadi tertinggal. Saatnya Saireri bangkit dan maju bersama
Papua,” tegas BTM, yang dikenal sebagai mantan Wali Kota Jayapura dua periode.
BTM juga menegaskan bahwa pemimpin Papua ke depan harus memahami karakter dan kebutuhan masyarakatnya, bukan sekadar hadir menjelang pemilu.
Pasangan BTM–CK saat ini didukung oleh koalisi PDI Perjuangan bersama sejumlah partai lainnya, dan dijadwalkan akan melanjutkan rangkaian kampanye ke wilayah Mamta
sebelum memasuki masa tenang menjelang hari pencoblosan yang ditetapkan pada 6 Agustus 2025.
Kampanye ditutup dengan doa bersama dan nyanyian semangat kemenangan oleh seluruh relawan dan pendukung. Pekikan “BTM–CK Menang!” mengakhiri rangkaian acara di Serui,
membawa harapan besar masyarakat Kepulauan Yapen akan perubahan nyata yang diusung oleh pasangan nomor urut 1 tersebut.
(har/rck)









