Jayapura, Teraspapua.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kompetisi Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Komputer (KOMIKOM) 2025 yang digelar oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Cenderawasih (UNCEN). Kompetisi ini merupakan salah satu upaya strategis untuk menumbuhkan minat dan kemampuan generasi muda Papua di bidang sains dan teknologi.
Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, menegaskan pentingnya pendidikan sains yang berkualitas dalam membentuk generasi muda yang mampu berpikir kritis, logis, dan inovatif. Menurutnya, kemampuan berpikir seperti itu, yang termasuk dalam soft skill, sangat dibutuhkan untuk menghadapi tuntutan dunia kerja saat ini.
“Dengan pendidikan sains yang baik, generasi muda diharapkan mampu berpikir kritis, logis, dan inovatif, di mana keterampilan soft skill inilah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja,” ujar Nathan Kum pada Rabu (22/10/2025).
Sebagai bentuk dukungan, PTFI menyediakan peralatan laboratorium sains sebagai apresiasi kepada sekolah-sekolah peserta kompetisi. Kompetisi KOMIKOM 2025 diikuti oleh 28 tim yang berasal dari 13 sekolah di wilayah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Jayawijaya.
Babak final kompetisi dilaksanakan pada 21 Oktober 2025 di Aula FMIPA UNCEN, Jayapura. Pada babak puncak tersebut, Tim 1 dari SMAN 1 Jayapura berhasil meraih juara pertama. Juara kedua diraih oleh Tim 2 Madrasah Aliyah Darud Da’wah wal Irsyad Entrop, sedangkan juara ketiga ditempati oleh Tim 2 Madrasah Aliyah Yayasan Pondok Karya Pembangunan (YPKP) Sentani.
Nathan Kum memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan menilai prestasi mereka sebagai bukti nyata semangat dan potensi besar generasi muda Papua dalam bidang sains dan teknologi. “Selamat kepada para pemenang. Prestasi ini menjadi bukti semangat dan potensi besar generasi muda Papua dalam bidang sains dan teknologi,” tuturnya.
Wakil Rektor I Universitas Cenderawasih, Dirk Y. P. Runtuboy, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan PTFI dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Menurutnya, kompetisi seperti KOMIKOM merupakan wadah yang sangat penting dan strategis untuk membangun karakter kompetitif, kreativitas, serta menumbuhkan rasa cinta pelajar terhadap matematika, sains, dan teknologi informasi.
“Dunia berkembang dengan sangat pesat, sehingga penguasaan terhadap sains dan teknologi memiliki peran penting untuk menghadapi tantangan global yang sangat kompleks,” kata Dirk.
KOMIKOM 2025 mengusung tema “Eksplorasi Ilmu, Wujudkan Prestasi”. Ajang tahunan ini menguji kemampuan siswa SMA di Tanah Papua dalam berbagai bidang, antara lain Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Komputer. Kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi pelajar terhadap ilmu pengetahuan, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta membangun semangat kolaborasi di kalangan generasi muda Papua.
Kompetisi ini berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025 melalui dua tahap utama. Tahap pertama adalah babak penyisihan berbasis Computer-Based Test (CBT). Tahap kedua adalah babak final dengan sistem gugur interaktif. Dalam babak final, 16 tim terbaik berkompetisi melalui berbagai tantangan seperti permainan sains (science games), studi kasus, eksperimen sederhana, dan perhitungan matematis aplikatif yang menuntut logika, ketepatan, serta kerja sama tim.
Dengan dukungan dari PTFI dan berbagai pihak lainnya, KOMIKOM diharapkan dapat terus menjadi ajang bergengsi yang memacu prestasi dan kreativitas pelajar Papua dalam bidang sains dan teknologi, sekaligus memperkuat sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan global di masa depan.
(red)















