Nazaruddin Terpilih Aklamasi Pimpin Federasi Pickleball Indonesia 2026-2031

Jakarta, Teraspapua.com – Muhammad Nazaruddin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Indonesia Pickleball Federation (IPF) periode 2026–2031 dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di ARTOTEL Gelora Senayan belum lama ini.

Keputusan tersebut diambil setelah seluruh 29 delegasi pengurus provinsi IPF dari berbagai daerah di Indonesia menyatakan dukungan penuh kepada Nazaruddin untuk memimpin organisasi pickleball nasional selama lima tahun ke depan.

Ia menggantikan Komarudin yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Umum IPF dan kini fokus menjalankan tugasnya sebagai Rektor Universitas Negeri Jakarta.

Forum tertinggi organisasi tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting di bidang olahraga nasional. Di antaranya  Kepala Bidang Organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Eko Budi Supriyanto yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Marciano Norman. Hadir pula Executive Committee National Olympic Academy of Indonesia Ikhsan Tualeka serta sejumlah undangan dari berbagai kalangan olahraga.

Dalam sambutannya usai terpilih, Nazaruddin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus pusat dan daerah dalam memperkuat fondasi organisasi sekaligus memperluas pengembangan olahraga pickleball di Indonesia.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Amanah ini tentu bukan tugas ringan, tetapi saya yakin dengan kebersamaan seluruh pengurus provinsi dan komunitas pickleball di Indonesia, kita dapat membangun organisasi yang lebih solid serta memperluas pembinaan atlet hingga ke daerah-daerah,” ujar Nazaruddin.

Ia menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan tata kelola organisasi, peningkatan jumlah atlet dan klub, serta dorongan terhadap prestasi di tingkat internasional. Menurutnya, pickleball memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi.

“Kita ingin pickleball tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga sebagai cabang olahraga prestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan KONI, Eko Budi Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Munas IPF yang dinilai berjalan demokratis dan kondusif. Ia berharap kepemimpinan baru IPF mampu mempercepat pertumbuhan pickleball di Tanah Air.

“KONI menyambut baik terpilihnya Bapak Muhammad Nazaruddin sebagai Ketua Umum IPF. Kami berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat organisasi, memperluas pembinaan atlet, serta meningkatkan prestasi pickleball Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” kata Eko.

Ia juga menilai bahwa sebagai cabang olahraga yang relatif baru berkembang di Indonesia, pickleball memiliki peluang besar untuk tumbuh pesat, terutama jika didukung oleh manajemen organisasi yang kuat dan sistem pembinaan yang terstruktur.

Munas IPF 2026 sekaligus menjadi momentum konsolidasi nasional bagi seluruh pengurus provinsi untuk menyatukan visi dan strategi dalam mengembangkan pickleball sebagai olahraga yang inklusif, kompetitif, dan berorientasi pada prestasi di Indonesia.
(Sand)