Aksi Nyata di Pesisir Danau Sentani, PDIP Papua Bersihkan Kampung Yobeh

Foto Bersama Pimpinan DPD PDIP Papua, DPC Kabupaten Jayapura (foto Arche/Teraspapua.com)

Sentani, Teraspapua.com – Kampung Yobeh di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, menjadi lokasi pelaksanaan aksi bakti sosial yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jayapura, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan pesisir Danau Sentani ini berupa aksi gotong royong membersihkan lingkungan kampung dari sampah. Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni oleh PDI Perjuangan.

Sejumlah elemen terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari pengurus DPD PDI Perjuangan Papua, jajaran DPC Kabupaten Jayapura, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Papua, hingga masyarakat dan tokoh adat setempat.

Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), mengatakan Bulan Bung Karno memiliki makna historis yang kuat karena memuat tiga momentum penting terkait Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Ketiga momen tersebut adalah Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, serta Hari Wafat Bung Karno pada 21 Juni.

“Seluruh jajaran PDI Perjuangan dari pusat hingga daerah memperingati Bulan Bung Karno dengan kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat,” kata BTM.

Menurutnya, sebagai partai yang lahir dari rakyat, PDI Perjuangan memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial. Kegiatan selama Bulan Bung Karno, kata dia, difokuskan pada upaya melihat langsung kondisi masyarakat, pembangunan kampung, serta pemberdayaan ekonomi warga.

Sebelum pelaksanaan aksi bersih kampung di Yobeh, rombongan PDI Perjuangan bersama masyarakat dan tokoh adat juga melakukan penanaman ratusan pohon sagu di Kampung Sereh, Distrik Sentani. Penanaman tersebut menjadi simbol komitmen pelestarian pangan lokal khas Papua.

BTM menegaskan bahwa sagu merupakan bagian penting dari identitas dan budaya masyarakat Papua yang harus dijaga keberlanjutannya.

“Kami ingin pangan lokal seperti sagu tetap hidup dan berkembang. Ini adalah identitas masyarakat Papua yang harus dipertahankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut merupakan nilai yang diwariskan Bung Karno dan telah lama hidup dalam tradisi masyarakat adat Papua.

“Gotong royong adalah kekuatan masyarakat. PDI Perjuangan hadir untuk bekerja bersama rakyat, bukan hanya berbicara,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, BTM juga mengapresiasi sambutan masyarakat Kampung Yobeh yang dinilai mencerminkan hubungan erat antara partai dan warga.

Tak hanya fokus pada kegiatan sosial, BTM turut menyatakan dukungan terhadap rencana penyelenggaraan pesta budaya di Kampung Yobeh yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Menurutnya, kegiatan budaya tersebut memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia pun mendorong panitia untuk memaksimalkan promosi melalui berbagai platform media sosial guna meningkatkan daya tarik wisata Kampung Yobeh.

“Jika kampung ini bersih, indah, dan dipromosikan dengan baik, maka kunjungan wisata akan meningkat. Dampaknya, ekonomi masyarakat akan bergerak dan UMKM berkembang,” ujarnya.

Foto Bersama pengurus DPD PDI Perjuangan Papua, jajaran DPC Kabupaten Jayapura, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Papua, hingga masyarakat dan tokoh adat setempat (foto Arche/Teraspapua.com)

BTM juga menegaskan komitmen PDI Perjuangan untuk terus mendukung pembangunan di Kampung Yobeh sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus bersama masyarakat dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan kampung,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja, Joni Y. Betaubun, yang juga menjabat sebagai Bendahara DPD PDI Perjuangan Papua, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno telah dimulai sejak awal Juni.

Ia menyebutkan, kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, dilanjutkan diskusi publik pada 6 Juni. Kemudian, pada 13 Juni 2026 dilakukan penanaman ratusan pohon sagu di Kampung Sereh sebagai bentuk implementasi instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan kepada kader untuk menjaga lingkungan.

“Hari ini kami melaksanakan aksi bakti sosial bersama DPD dan DPC Kabupaten Jayapura di Kampung Yobeh,” ujar Joni.

Ketua Komisi IV DPR Papua ini  juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengurus partai, masyarakat adat, ondoafi, serta pemerintah kampung yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

(arc)