Jayapura, Teraspapua.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Papua menggelar Haul ke-56 Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang dirangkaikan dengan yasinan, tahlilan, dan doa bersama di Aula Lantai II Kantor DPD PDIP Papua, Jalan Banteng/Silva Griya Nomor 8, Kotaraja, Kota Jayapura, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Benhur Tomi Mano, Sekretaris DPD Surya Ibrahim, Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM Baharudin Farawowan, pengurus DPC PDIP Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.
Selain itu, sejumlah majelis taklim turut hadir, di antaranya Majelis Taklim Jabal Qubais Santarosa, Majelis Taklim Al-Muslimah Expo Waena, Doyo bersama para simpatisan dan peserta kegiatan Bulan Bung Karno.
Rangkaian yasinan, tahlilan, dan doa bersama dipimpin oleh Ustaz Ahmad Kelian, yang juga menyampaikan tausiah kebangsaan kepada para jamaah.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kemerdekaan Indonesia yang diraih melalui perjuangan panjang para pahlawan, termasuk Bung Karno sebagai Proklamator.
“Kita bersyukur dan berterima kasih atas perjuangan Bung Karno dan para pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini pada 17 Agustus 1945. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu dengan menjaga persatuan dan kedamaian,” ujarnya.
Benhur juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga Tanah Papua sebagai wilayah yang aman, damai, dan diberkati. Ia menekankan pentingnya nilai toleransi, saling menghormati, serta menjaga hubungan harmonis antarumat beragama.
Dalam pesannya, ia memperkenalkan konsep “BTM” sebagai pengingat nilai kehidupan, yakni Bumi, Tanah, dan Manusia. Menurutnya, ketiga hal tersebut harus dijaga secara seimbang.
“Bumi adalah tempat kita mencari kehidupan, tanah adalah warisan yang harus dijaga, dan manusia harus saling menghormati serta hidup dalam toleransi. Jika ini kita pegang, maka Papua akan tetap damai dan Indonesia akan kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM DPD PDIP Papua, Baharudin Farawowan, mengatakan kegiatan haul ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno yang digelar oleh tim kerja partai di Papua.
“Hari ini kita melaksanakan dua kegiatan utama, yaitu haul Bung Karno yang dirangkaikan dengan yasinan, tahlilan, doa bersama, serta tausiah kebangsaan,” ujarnya.
Ia berharap doa yang dipanjatkan dalam kegiatan tersebut dapat diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta membawa keberkahan bagi bangsa Indonesia, khususnya Tanah Papua.
Baharudin menambahkan, kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk majelis taklim dari Kabupaten dan Kota Jayapura, simpatisan partai, serta para peserta lomba dalam rangka Bulan Bung Karno.
Dalam tausiah yang disampaikan, Ustaz Ahmad Kelian menekankan tiga hal penting yang harus menjadi pedoman generasi saat ini dalam melanjutkan perjuangan Bung Karno, yakni mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga persatuan, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
“Generasi hari ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan dengan karya nyata, demi kemajuan Tanah Papua, bangsa, dan negara,” kata Baharudin mengutip pesan tausiah.
Kegiatan haul ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk mengenang jasa Bung Karno sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.Kalau mau, saya juga bisa buatkan versi judul-judul menarik ala CNN Indonesia atau versi yang lebih tajam dan dramatis.
(Arc)














