Biak, Teraspapua.com – Bupati Biak Numfor Markus O. Mansnembra bersama Sekretaris Daerah dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja ke Distrik Kepulauan Padaido dan Distrik Aimando, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Jumat (4/9/2026).
Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal hingga ke tingkat distrik dan kampung.
Selama kurang lebih dua hari, rombongan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor akan melihat secara langsung kondisi pelayanan pemerintahan di wilayah kepulauan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Bupati Markus mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memantau secara langsung pelaksanaan tugas pemerintahan di tingkat distrik dan kampung.
“Hari ini sesuai dengan tanggung jawab kami sebagai pimpinan daerah, bersama Pak Sekda dan seluruh pimpinan OPD, kami memulai kunjungan kerja ke distrik-distrik,” kata Markus.
Menurut dia, berdasarkan hasil pemantauan pemerintah daerah sebelumnya, masih terdapat sejumlah distrik yang penyelenggaraan pemerintahannya belum berjalan secara maksimal.
Karena itu, pemerintah daerah memilih melakukan pemantauan secara langsung ke lapangan. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah kabupaten dapat mengetahui kondisi sebenarnya, sekaligus memahami berbagai kendala yang dihadapi aparatur pemerintahan maupun masyarakat.
“Kami tidak hanya memberikan penilaian dari tingkat kabupaten, tetapi turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan,” ujarnya.
Markus menegaskan, kunjungan kerja tersebut bukan dimaksudkan untuk mencari pihak yang harus disalahkan atas berbagai persoalan yang ditemukan.
Sebaliknya, pemerintah daerah ingin menjadikan kunjungan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komunikasi, melakukan evaluasi bersama, dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat distrik dan kampung.
“Ini tidak bisa serta-merta kita menyalahkan siapa-siapa dalam melaksanakan tugasnya. Tetapi inilah kewajiban kami sebagai pimpinan daerah untuk ikut memantau dan mendorong pelaksanaan jalannya roda pemerintahan,” kata Markus.
Markus mengatakan, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya dilakukan pada tingkat distrik, tetapi mencakup seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari kampung, distrik hingga kabupaten.
Menurut dia, pola pengawasan langsung tersebut diperlukan agar pemerintah daerah memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi pelayanan publik di wilayah kepulauan.
Selain persoalan administrasi pemerintahan, pemerintah juga akan melihat berbagai kebutuhan masyarakat dan kondisi pembangunan yang membutuhkan perhatian.
“Kalau ada yang bisa segera kita tindak lanjuti, maka akan segera kita tindak lanjuti. Tetapi kalau membutuhkan dukungan melalui APBD 2027, tentu akan kita dorong untuk masuk dalam APBD 2027,” ujar Markus.
Dengan demikian, persoalan yang dapat diselesaikan dalam waktu dekat akan segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Sementara kebutuhan yang membutuhkan dukungan anggaran akan dipertimbangkan dalam penyusunan program dan APBD Kabupaten Biak Numfor tahun anggaran 2027.
Selain melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, kunjungan kerja tersebut juga dirangkaikan dengan pelayanan administrasi kepegawaian bagi aparatur pemerintah di wilayah distrik dan kepulauan.
Pelayanan tersebut dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Biak Numfor.
Bupati Markus mengapresiasi keterlibatan BKPSDM yang memberikan pelayanan secara langsung kepada aparatur di wilayah distrik dan kepulauan.
Menurut dia, pelayanan langsung tersebut dapat membantu aparatur yang membutuhkan pengurusan administrasi kepegawaian tanpa harus berulang kali melakukan perjalanan dari wilayah kepulauan menuju pusat pemerintahan di Biak.
“Kita berharap teman-teman kita yang ada di distrik-distrik ini bisa dilayani dengan baik, sehingga mereka tidak harus bolak-balik dari pulau ke kota hanya untuk mengurus administrasi,” kata Markus.
Ia mengatakan, perkembangan teknologi dan penerapan sistem pelayanan berbasis aplikasi sebenarnya telah memberikan kemudahan dalam pengurusan administrasi kepegawaian.
Namun, dalam praktiknya, penerapan pelayanan digital di wilayah distrik masih menghadapi sejumlah kendala.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu turun langsung untuk mengetahui hambatan yang dihadapi aparatur sekaligus mencari langkah penyelesaian yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Markus mengatakan, kunjungan kerja tersebut tidak hanya berorientasi pada evaluasi internal penyelenggaraan pemerintahan.
Kehadiran pemerintah kabupaten di Kepulauan Padaido dan Aimando juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi secara langsung dengan masyarakat yang tinggal di wilayah gugusan kepulauan.
Pemerintah daerah, kata dia, ingin memastikan berbagai kebutuhan dan persoalan yang dirasakan masyarakat dapat diketahui secara langsung sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembangunan.
“Kita turun langsung untuk bisa membangun komunikasi dengan para aparatur kita yang ada di tingkat distrik ataupun kampung, tetapi juga menjadi momentum bagi kami untuk berkomunikasi dengan masyarakat yang ada di gugusan kepulauan,” ujar Markus.
Menurut dia, komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi penting karena kondisi setiap wilayah memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda.
Dengan mendengar aspirasi masyarakat secara langsung, pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan persoalan pembangunan secara lebih tepat dan menentukan prioritas penanganan berdasarkan kemampuan daerah.
Markus berharap kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, pemerintah distrik, pemerintah kampung, aparatur pemerintahan, dan masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan berjalan secara berkesinambungan, termasuk di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Pemerintah daerah juga mendorong agar komunikasi antara aparatur di tingkat distrik dan kampung dengan pemerintah kabupaten terus dibangun. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai persoalan yang muncul di lapangan diharapkan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
Kunjungan kerja ke Distrik Kepulauan Padaido dan Distrik Aimando tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk memastikan pelayanan pemerintahan dan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.
Pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat yang berada di wilayah kepulauan juga mendapatkan pelayanan pemerintahan dan pembangunan secara optimal.
“Intinya, kami ingin memastikan roda pemerintahan berjalan dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik,” kata Markus.
(HEND DK)









