Covid – 19 ,Kota Jayapura 9 Positif ,17 PDP

Wakil Wali Kota Jayapura,Ir.H.Rustan Saru.MM saat memberikan sambutan

Jayapura,Teraspapua.com –Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Jayapura,melalui  Pokja Pencegahan terus lakukan penyemprotan cairan desinfektan di rumah-rumah warga.

Kali ini penyemprotan di wilayah distrik Jayapura Selatan (Japsel),dengan menyisir rumah-rumah warga dan semua bangunan yang ada di depan jalan.

Sebelumnya, digelar apel persiapan di Kantor Distrik Japsel yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura,Ir.H.Rustan Saru.MM yang juga selaku ketua Gugus ,turut hadir kepala Distrik Japsel,Jaya Kusuma, Kapolsek ,Iptu Yos Pugu, Danramil Kapten Inf Anton,S ,Kasat PP,Kompol Muhsin Ningkeula dengan melibatkan puluhan petugas polsek dan Koramil setempat.

Wakil Wali Kota ,Rustan Saru dalam sambutan menyebutkan sampai hari ini data yang tercatat di gugus tugas percepatan penanggulangan Covid – 19 kota Jayapura, tadi malam sampai jam 06.00 WIT  tercatat 9  orang yang positif .Tersebar di Abepura ,Japsel dan Japut .

Dari  9 pasien positif tersebut 1 orang di Japsel  dinyatakan sembuh.

“ Untuk pasien dalam pemantauan (PDP)  14 orang tadi malam sudah naik menjadi  17  orang ,ada tambahan 3 ODP ” ungkap Rustan Saru,Sabtu (4/4/2020).

Menurut Rustan Saru mereka  sudah terganggu pernafasan,yang satunya di Jayapura Selatan dan 2 berada di Abepura dan Heram.Sementara di isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Selanjutnya dijelaskan Rustan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) sampai tadi malam juga ada 1.261 orang , juga tersebar di 4 distrik kecuali Muara Tami.

Sementara 140  merupakan OTG (Orang Tampa Gejala ),mereka tetap normal seperti biasa fisik juga sehat tapi tetap dalam  pemantauan .Kemudian 44 orang yang ada gejala seperti batuk,sesak nafas,demam dan sementara isolasi mandiri di rumah.

Untuk itu Wawali minta penyemprotan difokuskan di wilayah – wilayah warga yang  Positif atau ODP,PDP dan OTG karena virus mematikan itu.

Untuk itu masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati , tetap jaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain serta sering cuci tangan.

“ Kita punya alat di kota Jayapura masih terbatas, walau masih dalam proses pengiriman seperti rapic test,itupun sangat terbatas “ terangnya.

Pada kesempatan itu Rustan Saru membeberkan 7 Rumah Sakit untuk tempat isolasi pasien Corona tersedia hanya 37 ruangan , dan 9 sudah digunakan untuk pasien positif ,namun 1 sudah sembuh tinggal 8 yang di rumah sakit dan ditambah 17 PDP maka tercatat 26 ruangan sudah terpakai, tersisa 11 ruangan isolasi.

Sehingga dikhawatirkan jika ada pasien yang bertambah maka pemerintah akan kewalahan.

“ Jadi masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak boleh main-main” ujarnya.

Ditambahkan di setiap lorong di wilayah kota ini masyarakat masih bergerombol.Untuk itu apa yang dilakukan oleh gugus tugas pemerintah kota ini tentu untuk keselamatan dan kebaikan seluruh masyarakat.

Karena virus asal Wuhan ini sangat mematikan.Kita harap peran RT RW Lurah kita semua betul-betul menjadi tulang punggung, pejuang menjadi pahlawan demi keselamatan bersama.

Dengan harapan virus ini segera berakhir. Karena tanpa kita bersama bersatu untuk melawan virus ini maka tidak akan selesai “pungkasnya.

(ricko).