Komisi III DPR Papua Gelar Raker Bersama Bapenda dan Ispekorat

Jayapura,Teraspapua.com – Komisi III DPR Papua yang membidanggi Anggaran dan Aset daerah melakukan Rapat Kerja (Raker) bersama OPD yang merupakan mitra kerjanya, “Adapun OPD tersebut yakni Ispektorat dan Bapenda”.

Raker tersebut, berlansung di Hotel Horizon Jayapura, dipimpin lansung oleh Ketua Komisi III DPR Papua, Benyamin Arisoi, Rabu (31/03/2021).

Didalam pembahasan rapat kerja ini, jujur kami merasah kecewa bahwa pimpinan OPD tidak hadir, namun tadi bawahannya sudah memberikan klarifikasi tentang ketidak hadiran pimpinan mereka. Sehingga rapat kerja ini kami tetap lanjutkan dan berjalan dengan baik, ungkap Sekretaris Komisi III DPR Papua, Tan Wie Long kepada sejumlah awak media usai raker.

Lebih lanjut dijelaskan Tan Wie Long, dalam rapat tadi ada beberapa hal yang kami tanyakan kepada Ispektorat, salah satunya adalah terkait hasil reses yang kami lakukan di dapil kami masing-masing. Dimana Ketua Komisi kami menemukan adanya kegiatan-kegiatan proyek yang tidak terselesaikan, contohnya pembangunan proyek perumahan yang ada dikampung Bonoi, sejak dari tahun 2016-2017 belum terselesaikan.

Oleh karena itu, kami melakukan rapat kerja ini dengan mengundang Ispektorat. Dimana kami minta supaya Inspektorat dapat memberikan ketegasan, baik kepada pihak ke tiga yang melakukan pekerjaan, maupun konsultan pengawas, kenapa sampai pekerjaan ini sampai tidak selesai, kata Tan Wie Long.

“Sedangkan pembahasan dengan Bapenda sendiri ada banyak hal yang dibahas”.
Menurutnya sekarang ini, selama pemerintahan Provinsi ini banyak bergantung kepada dana transfer dari Pemerintah Pusat.

“Oleh karena kami Komisi tiga ingin shering dengan Bapenda, bagaimana Pemerintah Provinsi melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan PAD, salah satu contoh yang kami bahas dalam rapat tadi bersama Bapenda, yakni tanah Provinsi yang ada di Youtefa, yang sekarang sudah ditempati oleh masyarakat”.

Maksud kami, bukan kita mengusir mereka dari tempat tersebut, tetapi kita coba manfaatkan kemitraan kerjasama itu, supaya Pemerintah Provinsi mendapat PAD selain itu Pemerintah Kota juga mendapat inkam pajak, imbuhnya.

Diakuinya, sejak dari tahun kemarin kami Komisi tiga sudah meyampaikan hal ini, namun mereka tidak melakukan saran-saran yang kami sampaikan.

Kami harap lewat rapat kerja hari ini, Bapenda bisa menyampaikan saran-saran kami, sehingga kedepan kami melakukan mitra kerja dengan Ispektorat maupun Bapenda bukan hal-hal ini kita tidak bahas, tetapi sudah ada progres terkait masukan-masukan yang kami sudah sampaikan, pungkasnya.

(Matu)