banner 728x250

Jaringan Penjual Senjata Api dan Amunis ke KKB Diringkus Polisi

  • Bagikan

Jayapura,Teraspapua.com – Personil Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Puncak Jaya, berhasil amankan pelaku berinisial RM yang diduga merupakan jaringan penjual senjata api dan amunisi ke Kelompok Kriminal Senjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya. RM ditangkap di bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pada Selasa (15/06/2021).

Adapun kronologis kejadian yang diperoleh dari Humas Polda Papua terkait penangkapan tersebut. Personil Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Puncak Jaya mendapat informasi dari Kapospol Bandara Mulia, bahwa ada 1 orang penumpang transit Nabire dengan tujuan Timika yang diduga sebagai jaringan penjual senjata api dan amunisi ke KKB.

banner 325x300

Seketika itu personil bergerak ke TKP, setibanya personil di TKP, personil berhasil mengamankan pelaku, kemudian personil lansung membawa pelaku ke ruang Sat Reskrim, guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Adapun identitas pelaku Ratius Murib (RM), Laki-laki (26), alamat Desa Pumbanak Kabupaten Puncak.

Sedangkan arang bukti yang diamankan, 1 buah tas ransel warna biru hijau voska, kemudian 1 buah tas noken warna hitam, merah, kuning, hijau, uang tunai sebesar Rp. 370.000.000, 3 unit hp yang isinya percakapan jual beli senjata dan amunisi, buku tabungan Simpeda dan BRI, 9 lembar slip bukti transfer kepada Andri wijaya sebesar Rp. 63.100.000, 4 lembar slip bukti transfer kepada Adrianto sebesar Rp.23.006.000, buku catatan yang berisikan berita- berita perkembangan KKB dan percakapan pembelian senjata.

Atas kejadian itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol.Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pelaku saat ini dalam pemeriksaan intensif Penyidik Polres Puncak Jaya.

Dari pemeriksaan awal, pelaku mengakui sudah pernah melakukan transaksi kepada AW sebesar Rp. 63.100.000, yang berada di kota Manado untuk membeli senjata laras panjang yang digunakan untuk perlengkapan KKB. Namun sampai sekarang ini AW belum memberikan senjata tersebut, ujar Kamal Selasa (15/06/2021).

Pada saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, anggota berhasil menemukan uang tunai sebesar Rp.370.000.000,-. Diduga dana tersebut untuk membeli senjata api dari seseorang, pungkasnya.

(Matu)

  • Bagikan