banner 325x300

Resmi Sekertariat Sub PB PON , Gubernur Papua Apresiasi Wali Kota Jayapura

  • Bagikan
Gubernur Papua,Lukas Enembe, S. IP, MH meresmikan sekretariat Sub PB PON XX Kota Jayapura, ditandai dengan penekanan tombol serine dan pengguntingan pita, Sabtu ( 11/9).

Jayapura, Teraspapua.com – Gubernur Papua,Lukas Enembe, S. IP, MH meresmikan sekretariat Sub PB PON XX Kota Jayapura, ditandai dengan penekanan tombol serine dan pengguntingan pita, Sabtu ( 11/9).

Sekretariat Sub PB PON ini  akan mendukung kerja – kerja panitia untuk menyukseskan PON XX di Ibu Kota Provinsi Papua ini.

Dalam sambutan, Gubernur memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM dan masyarakat karena tela siap sebagai tuan rumah penyelenggara PON XX.

Gubernur mengatakan, PB PON melakukan perjuangan dari awal dan kami punya komitmen bahwa PON adalah harga diri dan martabat orang Papua dan pertaruhan bagi bangsa ini.

“ langka Wali Kota sudah benar yang diambil dengan mendekatkan diri kepada pemilik hak ulayat sehingga tidak ada palang memalang di venue PON,” ucapnya.

Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat kota Jayapura, semua kepala suku dan ondoafi yang bersedia mendukung PON XX. Yang punya keinginan tinggi untuk mewujudkan Olahraga di tanah Papua

Bahkan dalam pernyataan, Gubernur mengakui telah mengikuti perkembangan yang dilakukan oleh Wali Kota Jayapura. Seraya menambahkan, ada beberapa venue yang masih dikerjakan dan hampir selesai.

Terkait dengan tuan rumah PON, Gubernur akui, semua daerah ingin jadi tuan rumah. Tapi kita kalakan semua. Banyak daerah menawarkan dengan fasilitas yang memadai.

Tapi secara resmi dipercayakan kepada orang Papua untuk menata dirinya sebagai orang Indonesia yang ada di ujung timur.

“Kami adalah orang Indonesia yang tinggal di ujung timur yang melihat matahari lebih dulu, sehingga kami dipercayakan untuk menjadi tuan rumah perhelatan PON XX,” ujarnya.

Terima kasih kepada pemerintah Indonesia yang mempercayakan kami untuk melakukan kegiatan bertaraf nasional ini. Untuk itu kami bersyukur karena semua orang sepakat, Papua di pilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON XX.

Kendati begitu diakui Gubernur, dalam perjalanan banyak perubahan yang terjadi yaitu, pembangunan Venue dan fasilitas PON yang bertaraf Internasional.

“Kami lakukan tahapan dari awal melalui Keppres Nomor 1 tahun 2020 dan Keppres Nomor 2 Tahun 2021. Banyak perubahan yang terjadi, Pemerintah Indonesia menyatakan beberapa Venue mereka akan bangun,” ujarnya.

Dikatakannya, Presiden menegaskan, PON harus dilaksanakan di tanah Papua. Bahkan ada saran dari beberapa pihak namun Presiden menegaskan Papua aman untuk pelaksanaan PON XX.

“Untuk itu, saya berharap di tanggal 19 September semua atlet dan official tiba di Papua, khusus klaster kota Jayapura kiranya tidak ada kejadian aneh-aneh, yang kemudian akan mencederai event nasional ini.” ucap Gubernur.

Karena ini sudah menjadi komitmen Presiden bahwa PON harus diselenggarakan di tanah Papua. Komitmen ini tidak akan terpengaruh dari siapapun.

Bahkan menurut Lukas Enembe, Presiden menegaskan PON ini kita harus menyesuaikan di masa pandemi Covid – 19 ini. Pada akhirnya diputuskan, Kota dan Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke menjadi tuang penyelenggara PON XX.

“Saya bangga kota Jayapura mendapat kesempatan sebagai tuan rumah dengan cabang olahraga yang terbanyak. Tadi Wali Kota sudah sampaikan ada 16 Cabor dan 22 disiplin,” rincinya.

Hari ini kita akan meresmikan sekretariat Sub PB Pon kota Jayapura sebagai tempat untuk terhimpun pelaksanaan PON yang memadai bagi kota Jayapura,” tandasnya.

Ditempat yang sama Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM selaku Ketua Sub PB PON Kota Jayapura menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada putra terbaik kita, Bapak Lukas Enembe selaku Gubernur Papua yang bisa meyakini Indonesia bawa Kota Jayapura Papua torang bisa untuk menyelenggarakan PON XX.

“Ini sejarah dan ini provinsi yang ke-10 di seluruh Indonesia yang siap melakukan PON. Kota Jayapura siap 100% untuk mensukseskan PON XX tahun 2021, kami terus melakukan komunikasi, koordinasi dengan ketua harian dan semua pengurus PB PON untuk mensukseskan PON XX, khususnya di cluster kota Jayapura,” tuturnya.

Wali Kota pada kesempatan tersebut menegaskan, bahwa untuk Venue yang dibangun tidak ada masyarakat adat yang melakukan pemalangan.

“Saya bersama Muspida, Kapolresta, Dandim turun langsung di lapangan dan melakukan pendekatan-pendekatan dengan para Ondoafi pemilik hak ulayat. Kami juga telah memberikan tali kasih dan mereka telah menyatakan tidak akan melakukan pemalangan dan Venue ini siap untuk digunakan,” jelas Tomi Mano.

Tomi Mano menuturkan, ada beberapa venue yang bermasalah sudah kami selesaikan seperti, sepatu roda di Buper Waena, Dayung di Teluk Youtefa, Selam Laut di depan kantor Gubernur, GOR Cendrawasih dan lapangan sepak bola Mandala semua sudah kami selesaikan dengan memberikan tali kasih.

“Mereka berkomitmen untuk mensukseskan PON XX tahun 2001. karena PON Papua adalah merupakan harga diri dan martabat orang Papua,” cetusnya.

Untuk konsumsi disampaikan Tomi Mano ada dua tempat yang disiapkan, dapur umum di PTC Entrop sudah disiapkan dan bahan-bahan makanan juga sudah siap dan lapangan futsal Abepura.

Dan siap memberi makan Kontingen yang akan tiba tanggal 19 , 22 dan 23 Septeber dan PT Imari dari Jakarta telah siap untuk memberikan makan Kontingen kita yang tiba di kota Jayapura.

Wali Kota pada kesempatan tersebut mengaku mendukung penuh pernyataan Gubernur Papua walau tidak ada uang tapi kita pasti bisa melaksanakan PON di tanah Papua.

“Untuk akomodasi kami juga sudah siapkan semua hotel – hotel. Dan semua hotel harus fokus kepada Kontingen dan Official.

Dia juga menegaskan, untuk akomodasi pihaknya prioritaskan untuk Kontingen Papua, semuanya harus tinggal di hotel. Supaya target perolehan 5 besar bisa tercapai

“Mereka bisa masuk dalam lima besar perolehan mendali emas. Akomodasi kota Jayapura supaya semua Kontingen bukan tinggal di non hotel, tapi semuanya tinggal di hotel – hotel yang mega,” ucapnya.

Lanjut dia, kami juga sudah siapkan BUS bantuan dari pemerintah pusat dan juga kendaraan – kendaraan lokal kami siapkan sebanyak 430 unit.

“Kami sudah data, dan siap untuk melayani kontingen – kontingen, bahkan Sub PB PON sedang merekrut SDM sebanyak 3. 300 orang dan sekarang selama tiga hari diberikan pelatihan di kantor Gubernur Papua,” kata Wali Kota.

Mereka siap untuk backup dan melayani tamu-tamu kita yang akan datang di Cluster kota Jayapura.

“Kota Jayapura ada 16 Venue yang dibangun begitu mega bertaraf Internasional dan Asia Tenggara seperti sepatu roda dan juga yang lain dan ada 16 Cabor yang akan dipertandingkan dan 22 disiplin. Semua Venue siap 100% untuk digunakan,” terangnya.

Selain itu Wali Kota menambahkan vaksinasi pertama di kota Jayapura telah mencapai 52, 49 dan vaksin ke dua telah mencapai 39% . Saya yakin dan percaya, sebelum PON vaksin kita 70 sampai 80%.

“Sesuai pernyataan Presiden, bahwa PON  harus ditonton oleh masyarakat Papua secara langsung,” tukasnya. (Sei)

  • Bagikan