Jayapura, Teraspapua.com – Pasca gempa bumi 5,4 magnitudo yang mengguncang ibu kota provinsi Papua Kamis 9 Februari 2023 sekitar pukul 13.28 Wit, Pemerintah Kota Jayapura memutuskan untuk meliburkan aktivitas sekolah.
“Untuk sekolah TK, SD, SMP, SMA dan SMK sederajat yang berada di wilayah kota Jayapura Jumat 10 Februari 2023 diliburkan sementara,” kata Penjabat Sekretaris Daerah Kota Jayapura Robby Kepas Awi,.SE, MM usai rapat bersama Forkopimda di posko tanggap darurat bencana gempa bumi kota Jayapura, Kamis (9/2/2022) malam.
Keputusan ini diambil menyusul data yang disampaikan oleh dinas terkait pasca gempa bumi yang terjadi pada pukul 15.28 Wit tersebut.
“Aktivitas bersekolahan nantinya akan kembali dimulai pada hari Senin 13 Februari 2023. Kata Robby nantinya Dinas Pendidikan akan melakukan pendataan,” sambungnya.
Robi Awi juga mengatakan Pj Wali Kota Jayapura juga saat mengikuti rapat via zoom telah memutuskan status kota Jayapura yaitu tanggap darurat. Terhitung 9 Februari 2023.
Dirinya menuturkan, gedung-gedung yang rusak dampak dari gempa yaitu rumah sakit, kantor walikota Jayapura, kantor MRP tapi juga rumah-rumah warga dan juga gereja.
“Untuk wilayah Kota Jayapura kerusakan yang terparah berada di wilayah Jayapura Utara,” terangnya.
Lanjut Robby menambahkan, pemerintah kota Jayapura bersama tim Tagana yang berkoordinasi dengan Dinas Sosial telah membangun posko di beberapa titik.
Baik itu di Jayapura Utara, Hamadi, Jayapura Selatan, tapi juga di depan halaman kantor walikota dan sebagian warga yang terdekat mereka sudah berada dalam pos kota tersebut.
Robi Awi mengungkapkan korban yang meninggal akibat gempa yaitu 4 orang yang bekerja di cafe cerita ruko dok 2, seraya berharap tidak ada penambahan.
Pj Sekda ini juga menghimbau kepada masyarakat yang ada 5 distrik dan 14 kampung untuk tetap siaga dan jangan mudah percaya terhadap isu hoax.
“Jika ada langsung berkoordinasi dengan Badan Bencana Daerah kota Jayapura, tapi juga bisa langsung ke Polsek terdekat, bisa berkoordinasi juga dengan Babinkamtibmas dan Babinsa yang ada di wilayah masing-masing,” pungkasnya.








