Sikapi Kejadian di Intan Jaya, Kadepa : Pemerintah Cari Solusi Lain Selain Pendekatan Kemanan

Anggota Komisi I DPR Papua, Laurenzus Kadepa.

Jayapura,Teraspapua.com – Legislator DPR Papua, Laurenzus Kadepa, mengaku prihatin dan menyesalkan masih terjadinya konflik bersenjata yang menyebabkan keprihatinan terhadap warga sipil di Intan Jaya Papua Tengah dan daerah konflik lainya di Tanah Papua.

Utamanya konflik yang terjadi di wilayah kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah hingga di awal Tahun Baru 2024 ini. secara khusus peristiwa penyerangan kelompok bersenjata pada siang hari di kampung Mamba, Distrik Sugapa.

banner 325x300

Peristiwa yang terjadi hari Sabtu, 20 Januari 2024 sekitar siang hari berupa adanya pembakaran beberapa rumah di kampung Mamba dan penyerangan Pos TNI, sesungguhnya turut sangat disesalkan dan harus diakhiri, ujar Kadepa kepada media ini, Senin (22/1/2024).

Lanjut kata Kadepa, informasi yang saya dapat juga seorang ibu Apriana Sani di kampung Jogasiga kabupaten Intan Jaya, Provinsi Papua Tengah, mengalami luka tembak serius di bagian lengan bawah dari tangannya sebelah kiri. Saya sebagai anggota DPR Papua sangat menyesalkan tindakan tersebut dan ini aksi tak berperikemanusiaan.

Untuk itu, saya memberikan usul dan saran  kepada semua pihak yang terlibat konflik bersenjata di Tanah Papua, baik dari TNI dan Polri maupun Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang seringkali dilabeli kata separatis, untuk supaya segera menyudahi pertempuran bersenjata dan atau konflik kekerasan bersenjata di Tanah Papua.

“Konflik bersenjata itu harus ditiadakan demi kemanusiaan dan demi terlindunginya hak asasi manusia (HAM) warga negara Indonesia, termasuk siapa pun yang berada di atas Tanah Papua, secara khusus di Intan Jaya,” imbuhnya.

Dirinya berpandangan bahwa penyelesaian konflik bersenjata di Tanah Papua, hanya dapat diselesaikan tidak dengan kebijakan keamanan seperti ada saat ini.

“Mengakhiri konflik bersenjata melalui percakapan dengan penuh kerendahan hati dan bernuansa damai, amat mendesak dan sangat dibutuhkan saat ini,” tandasnya.