Biak, Teraspapua.com – Sebuah pemandangan luar biasa terjadi di perairan Biak, Kamis (17/7/2025), saat ratusan perahu bermotor (johnson) milik warga memadati laut, membentuk konvoi menyambut kedatangan calon Gubernur Papua nomor urut 1, Benhur Tomi Mano (BTM).
BTM tiba di Biak dengan menumpang kapal penumpang KM Sinabung, usai berlayar dari Pelabuhan Jayapura dalam rangka melanjutkan safari politiknya ke wilayah Saireri, tepatnya Kabupaten Biak Numfor.
Setengah jam sebelum kapal sandar, iring-iringan perahu dari berbagai pulau di sekitar Biak mulai bermunculan, bergerak mendekati kapal besar yang mengangkut mantan Wali Kota Jayapura dua periode itu.
Konvoi perahu itu tampak semarak dengan atribut merah partai PDI Perjuangan dan PKN, menggambarkan kuatnya dukungan politik dan emosional masyarakat pulau terhadap sosok Benhur Tomi Mano. Lautan Biak seolah berubah menjadi karpet merah penyambutan pemimpin yang dikenal merakyat dan bersahaja.
Para penumpang kapal Sinabung pun turut menyaksikan momen penuh haru dan semangat ini, baik yang hendak turun di Biak maupun mereka yang akan melanjutkan pelayaran ke Manokwari dan Sorong.
Meski langit mendung dan hujan rintik-rintik turun menyapu laut Kota Biak, antusiasme masyarakat tak surut sedikit pun. Dari dek kanan kapal, BTM terlihat berdiri menyaksikan langsung konvoi perahu rakyat.
Dengan wajah penuh senyum, ia melambaikan tangan ke arah ratusan perahu yang berputar mengelilingi kapal sebagai bentuk penghormatan dan dukungan.
Momen ini menjadi lebih meriah ketika puluhan mahasiswa Universitas Cenderawasih, yang ikut dalam pelayaran karena akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Biak, memanfaatkan kesempatan untuk berswafoto bersama sang calon gubernur.
“Inilah bukti bahwa BTM adalah pemimpin yang benar-benar dicintai rakyatnya,” ujar salah satu mahasiswa, seraya menyatakan kekagumannya terhadap kerendahan hati sosok yang akrab disapa “BTM” itu.
Setibanya di Dermaga Pelabuhan Biak, penyambutan pun tak kalah meriah. Masyarakat lokal sudah menanti di sisi darat pelabuhan dengan tarian adat dan tabuhan musik tradisional suling tambur. Sorak-sorai dan semangat dari warga seolah menegaskan bahwa kehadiran BTM di Biak adalah sebuah peristiwa besar yang dinantikan.
Hadir pula dalam penyambutan tersebut Ketua DPC PDI Perjuangan Biak dan Ketua DPD Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kabupaten Biak Numfor. Kedua tokoh ini menjadi bagian dari barisan penyambut resmi yang turut mengawal agenda kampanye BTM selama berada di wilayah Saireri.
Konvoi perahu dan penyambutan hangat yang terjadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol harapan masyarakat Biak terhadap sosok BTM sebagai pemimpin Papua masa depan.
Sosok yang mereka nilai tidak hanya memahami akar budaya dan kehidupan rakyat kecil, tapi juga memiliki rekam jejak panjang dalam pemerintahan yang sudah terbukti berhasil di Kota Jayapura.
Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, BTM menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pembentukan Provinsi Papua Utara, yang mencakup Biak Numfor, Supiori, Waropen, dan Kepulauan Yapen. Program itu menjadi salah satu tonggak visi besar BTM dalam membangun Papua secara merata, dari wilayah pesisir hingga pegunungan.
Konvoi perahu johnson di laut Biak menjadi penanda kuat bahwa perjuangan politik BTM dan pasangannya, Constant Karma (CK), telah menemukan tempat di hati masyarakat Saireri.
Dengan semangat dan dukungan luar biasa dari akar rumput, pasangan BTM-CK terus melangkah mantap menyongsong Pemungutan Suara Ulang (PSU) pada 6 Agustus 2025 mendatang.
Dari laut hingga darat, dari rakyat hingga tokoh adat, semua bersatu dalam satu suara: Papua butuh pemimpin yang telah terbukt Papua butuh BTM.
–









