Jayapura, Teraspapua.com – Harapan baru kini hadir bagi anak-anak putus sekolah di Distrik Heram, Kota Jayapura. Melalui program belajar yang digagas Subsatgas Si Ipar Operasi Rasaka Cartenz 2025, anak-anak yang sebelumnya tidak mengenal huruf kini mulai mampu membaca dan menulis, bahkan sebagian sudah bisa mengerjakan operasi hitung sederhana seperti penjumlahan dan pengurangan.
Perubahan ini terlihat pada kegiatan belajar yang berlangsung di Rumah Belajar Distrik Heram, Kamis (2/10/2025) siang.
Proses belajar bukan hanya soal akademik, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membimbing anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang baik dan bermanfaat bagi bangsa.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Si Ipar Polresta Jayapura Kota, AKP John P. Lerech, bersama sejumlah personel. Dengan penuh kesabaran, mereka mengajarkan huruf demi huruf, angka demi angka, hingga anak-anak yang tadinya ragu kini mulai berani membaca, menulis, dan berhitung.
AKP John P. Lerech menegaskan, program ini merupakan komitmen nyata Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membina generasi muda.
“Melihat anak-anak yang sebelumnya tidak bisa membaca kini mulai mampu menulis, bahkan sudah bisa menghitung penjumlahan dan pengurangan sederhana, adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Walaupun belum semua lancar, Subsatgas Si Ipar akan terus mendampingi mereka sampai bisa. Kami hadir untuk merangkul, membimbing, dan membentuk mereka menjadi insan yang baik serta berkarakter,” ujarnya.
Menurutnya, setiap pencapaian yang ditorehkan anak-anak adalah hasil dari kesabaran dan perhatian yang diberikan selama proses pendampingan. Subsatgas Si Ipar tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi sahabat yang selalu mendukung perkembangan mereka.
Setiap huruf yang berhasil ditulis dan setiap angka yang dihitung menjadi pondasi penting bagi masa depan anak-anak. Lebih dari sekadar kemampuan akademik, kegiatan ini menumbuhkan semangat baru bahwa mereka juga mampu mengejar cita-cita, meski sebelumnya sempat terputus dari dunia sekolah.
Dengan adanya program Subsatgas Si Ipar Operasi Rasaka Cartenz 2025, diharapkan semakin banyak anak putus sekolah yang mendapatkan kesempatan untuk belajar kembali. Hal ini menjadi bukti bahwa perhatian, pendampingan, dan kepedulian dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Papua.
(red)















