Jayapura, Teraspapua.com – Ketua Tani Merdeka Indonesia Provinsi Papua yang juga Anggota DPD RI, Senator Pendeta David Harold Waromi, di dampingi Sekertaris menyerahkan bantuan bibit padi gogo kepada pengurus Tani Merdeka Indonesia tingkat kota dan delapan kabupaten di Provinsi Papua, usai peresmian sekertariat Tani Merdeka Kota dan Provinsi Papua, Kamis (18/12/2025)
Penyerahan bibit tersebut menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung program ketahanan dan kemandirian pangan di Tanah Papua.
Penyerahan bibit padi gogo dilakukan secara simbolis kepada Ketua Tani Merdeka Indonesia Kota Jayapura serta perwakilan Ketua Tani Merdeka Indonesia dari delapan kabupaten.
Program ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi lahan kering dan lahan tidur yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Senator Pdt. David Harold Waromi kepada Teraspapua.com menegaskan, bahwa padi gogo merupakan salah satu komoditas strategis yang sangat cocok dikembangkan di wilayah Papua, terutama di daerah-daerah yang memiliki keterbatasan akses irigasi.
“Padi gogo ini cocok dengan kondisi alam Papua. Kita tidak harus selalu bergantung pada sawah beririgasi. Dengan memanfaatkan lahan kering dan lahan tidur, kita bisa membangun kemandirian pangan dari kampung-kampung,” ujar Waromi.
Ia menjelaskan bahwa penyerahan bibit ini bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bagian dari gerakan besar Tani Merdeka Indonesia untuk membangun kesadaran, kemandirian, dan keberanian petani Papua dalam mengelola potensi pertanian mereka sendiri.
“Bibit ini adalah awal. Yang lebih penting adalah semangat dan komitmen kita untuk bekerja. Petani Papua harus bangkit, harus berani menanam, dan harus percaya bahwa dari tanahnya sendiri, ia bisa hidup sejahtera,” tegasnya.
Waromi juga menekankan pentingnya peran pengurus Tani Merdeka Indonesia di tingkat kota dan kabupaten sebagai ujung tombak pelaksanaan program di lapangan. Ia meminta agar bibit padi gogo yang diterima segera didistribusikan kepada kelompok tani dan ditanam sesuai dengan kalender tanam yang telah direncanakan.
“Saya minta kepada seluruh ketua dan pengurus Tani Merdeka Indonesia di kota dan kabupaten, jangan simpan bibit ini di gudang. Bibit harus segera ditanam. Kita harus bergerak cepat, terukur, dan bertanggung jawab,” katanya.
Lebih lanjut, Waromi menyampaikan pesan penting agar seluruh jajaran Tani Merdeka Indonesia membangun kerja kolaboratif dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta mitra strategis lainnya.
“Jangan berjalan sendiri. Gandeng pemerintah daerah, dinas pertanian, BUMN, swasta, dan semua pihak yang peduli pada pertanian. Tani Merdeka Indonesia harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun pangan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa transparansi dan integritas organisasi harus dijaga dengan baik agar kepercayaan petani dan masyarakat tidak luntur.
“Organisasi ini harus bersih, jujur, dan bekerja tulus untuk petani. Jangan rusak kepercayaan. Kalau kita jaga integritas, Tuhan dan negara akan membuka jalan,” pesan Waromi.
Menurutnya, gerakan penanaman padi gogo ini sejalan dengan program nasional swasembada pangan dan merupakan kontribusi nyata Papua bagi ketahanan pangan Indonesia.
“Kita ingin Papua tidak hanya dikenal sebagai penerima, tetapi sebagai penyumbang pangan nasional. Dari kota dan delapan kabupaten ini, kita mulai langkah besar itu,” ungkapnya.
Para ketua Tani Merdeka Indonesia tingkat kota dan kabupaten menyambut baik penyerahan bibit padi gogo tersebut. Mereka menyatakan siap menjalankan arahan Ketua DPW Papua dan menggerakkan kelompok tani di wilayah masing-masing untuk menyukseskan program penanaman.
Program penyerahan bibit padi gogo ini diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan lokal, memperkuat ekonomi petani, serta menjadi fondasi bagi pembangunan pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua.
Dengan langkah ini, Tani Merdeka Indonesia Papua menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama petani, mengolah tanah, menanam harapan, dan mewujudkan kemandirian pangan dari kampung hingga tingkat nasional.
(Har)
















