Lima Rumah Terbakar di Hamadi, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Kompleks Belakang Hotel Hamadi Beach (foto Humas Polresta)

Jayapura, Teraspapua.com – Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Kompleks Belakang Hotel Hamadi Beach, Jalan Purnawirawan TNI AL, RT 06/RW 10, Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan, Minggu (12/7/2026) siang. Sedikitnya lima unit rumah hangus dilalap api dalam peristiwa tersebut.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 13.30 WIT. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah-rumah di sekitarnya yang berdempetan, terutama karena sebagian besar bangunan terbuat dari material kayu.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen melalui Kapolsek Jayapura Selatan AKP Zakaruddin membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan keterangan awal saksi, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah warga.

“Saksi yang berada di belakang rumah mendengar suara percikan sebelum melihat asap dan api yang sudah membesar,” ujar Zakaruddin dalam keterangannya.

Saksi kemudian segera mengevakuasi seorang penghuni rumah yang dalam kondisi sakit ke tempat yang lebih aman, sekaligus memberitahukan warga sekitar. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura, satu unit mobil pemadam Kodam XVII/Cenderawasih, serta satu kendaraan suplai air tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Personel Polsek Jayapura Selatan bersama Polresta Jayapura Kota turut diterjunkan untuk melakukan pengamanan lokasi, tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), serta membantu kelancaran proses pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.20 WIT dan dilanjutkan dengan proses pendinginan. Setelah situasi dinyatakan aman, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Jayapura Kota memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan.

Polisi hingga kini masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada gangguan atau korsleting arus listrik, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, tetapi kami belum bisa menyimpulkan. Penyelidikan dan olah TKP masih terus dilakukan untuk memastikan sumber api,” kata Zakaruddin.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Saat ini, kasus kebakaran tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Jayapura Selatan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan sesuai standar.

“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah risiko kebakaran,” ujar Zakaruddin.

(red*)