Buka Rakornis PAD, Wali Kota Tegaskan Bekerja di Bapenda Butuh Orang Jujur

Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakornis PAD

Jayapura, Teraspapua.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat menggelar Rapat Koordinasi Pendapatan Asli Daerah (Rakornis – PAD) di gedung sian soor, Rabu ( 10/11).

Yang menjadi tema pada momen ini “Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah pemerintah kota Jayapura di masa pandemi Covid -19”

” Nanti kita akan melakukan evaluasi pendapatan dan menetapkan PAD Kota Jayapura Tahun 2022,” kata Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membuka Rakornis.

Kita juga sama-sama membahas bagaimana estimasi perkembangan sebelumnya. Regulasi-regulasi nya bagaimana, dan sama-sama menetapkan target PAD Tahun 2022.

Wali Kota mengatakan, ini adalah rapat terakhir PAD dalam jabatannya. “Jadi saya akan menetapkan yang terbaik untuk Wali Kota berikut yang akan menggunakan PAD ini,” imbuhnya.

Untuk itu ditegaskan, bekerja di Bapenda membutuhkan orang yang jujur tidak butuh orang yang pintar, maka PAD kita akan naik.

“Kejujuran itu penting dalam mengelola pendapatan asli daerah kota jayapura. Kalau dia punya hati tidak ada untuk membangun kota Jayapura ini maka PAD kita tidak akan naik naik, ujarnya.

Pasalnya, tambah Wali Kota, PAD yang mendongkrak APBD Kota Jayapura selain penerimaan-penerimaan yang lain. Selain itu ditekankan, pengawasan sangat penting baik intern maupun eksternal.

“Untuk meningkatkan PAD, pengawasan itu sangat penting banyak potensi-potensi di kota ini yang belum kita galih,” terangnya.

Ditambahnnya, pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional bulan Oktober kemarin semua hotel, rumah makan, café, restoran full sehingga tidak ada alasan untuk membayar pajak.

Menurutnya, PON dan Peparnas akan menambah PAD Kota Jayapura. Sehingga semua hotel restoran dan rumah makan harus membayar pajak. Dispenda harus kerja keras karena semua hotel penuh dengan tamu.

Pada kesempatan itu, Benhur Tomi Mano minta harus dikaji ulang target PAD kota Jayapura Tahun 2022 yang direncanakan Rp222 miliar. Kita bahas, koreksi dari pajak retribusi dan estimasi penerimaan di masing-masing OPD

Kepala Bapenda setempat, Robby K. Awi dalam laporannya mengatakan, tujuan dilakukan Rakornis PAD ini adalah untuk meningkatkan koordinasi integrasi dan sinkronisasi instansi OPA pengelola PAD di jajaran pemerintah kota serta instansi lain yang melakukan pemungutan pajak dan retribusi daerah.

“Menyatukan persepsi terkait dengan strategi optimalisasi PAD dimasa pandemi Covid-19 yang mempunyai dampak luar biasa di tahun 2020 hingga 2021, sebagai ikhtiar dalam merealisasi pencapaian target PAD tahun 2021 dan menyusun rencana target pada tahun 2002,” ujarnya.

Selain itu untuk melakukan evaluasi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh setiap OPD kolektor dalam pengelolaan PAD guna dicari solusi,” tukasnya.

Rakor ini melibatkan pimpinan OPD, pengelola PAD, kepala distrik, ketua PHRI Provinsi Papua, pimpinan PT.Bank Papua, Notaris PPAT, pimpinan PT PLN Cabang Jayapura.PDAM Jayapura.

Kemudian, PT Angkasapura Suppor, CV Alva Vista Jaya selaku pengelola parkir tepi jalan umum distrik Jayapura Utara serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Jayapura.

Selain Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM, rakor PAD ini juga turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Jhon Y, Betaubun, SH, MH, Para Ketua-Ketua Komisi dan Anggota Dewan, Wakil Wali Kota Ir. H. Rustan Saru, MM, Sekda DR, Frans Pekey, Msi dan para Asisten.

(Har)