Wujudkan Tertib Dokumen Kependudukan, Dukcapil Kota Jayapura Lakulan Pelayanan #GISA di Kelurahan Angkasapura

Sekda Dr. Frans Pekey, M, Si didampingi Kadis Dukcapil, Raymond Mandibondibo, S, Sos, MM, saat memantau proses pelayanan

Jayapura, Teraspapua.com – Sesuai peraturan daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Dukcapil terus berupaya untuk mewujudkan Kota Jayapura sebagai Kota tertib administrasi kependudukan.

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen, data kependudukan, dan manfaatnya. Dukcapil menggunakan metode jemput bola melalui pelayanan #GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan) di Kelurahan Angkasa Distrik Jayapura Utara.

Pelayanan #GISA tahun 2022, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Dr. Benhur Tomi Mano, MM yang diwakili oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Dr. Frans Pekey, M, Si di Kelurahan Angkasapura, Sabtu (12/3/2022).

“Pelayanan GISA tentu dalam rangka mensukseskan, memastikan setiap warga negara akan hak-haknya dalam memenuhi dokumen kependudukan di wilayah kota Jayapura, khususnya Kelurahan Angkasa Pura,” kata Sekda Frans Pekey.

Dokumen kependudukan ditegaskan Frans Pekey, menjadi hak sebagai warga Negara, yang harus dimiliki oleh setiap warga kota.

“Seperti Kartu Keluarga, KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), Akte Nikah, dan dokumen kependudukan lainnya, tentu menunjukkan bahwa negara mencatatkan setiap warga masyarakat sebagai warga negara Republik Indonesia,” ujar Pekey.

Apalagi, semua urusan yang terkait dengan program pemerintah, seperti bantuan-bantuan sosial dan program-program pemerintah yang lain semua berbasis dokumen kependudukan. Harus ada nomor induk kependudukan (NIK), dan memiliki KTP-el,” tambah Frans Pekey.

Sekda Dr. Frans Pekey, M, Si saat menyerahkan Kartu Keluarga kepada salah satu warga Kelurahan Angkasapura

Sehingga, semua program pemerintah sudah konek dengan sistem administrasi kependudukan, dan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan layanan baik itu di bidang sosial, kesehatan, pendidikan, termasuk juga politik dan pemerintahan.

“Terutama, ketika memberikan hak suara untuk pemilihan anggota DPRD dan kepala daerah. Jadi banyak manfaat dan program yang konek dengan dokumen kependudukan,” cetus Frans Pekey.

Karena itu, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan jajaran pemerintah daerah melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan Pelayanan #GISA.

“Bagaimana pemerintah melalui, aparatnya datang di tengah-tengah masyaraka untuk memberikan pelayanan, dan ini sudah dimulai dari beberapa tahun yang lalu dan terus-menerus dilakukan,” terang Pekey.

Karena itu lanjut Frans Pekey, hari ini sesuai dengan program Dispendukcapil, memulai pelayanan #GISA dari Kelurahan Angkasapura yang akan tersebar di 6 Kelurahan lainnya.

Frans Pekey minta, warga Kelurahan Angkasapura, untuk manfaatkan waktu yang ada dengan baik, supaya tidak capek-capek dan buang biaya untuk berurusan di kantor Dispendukcapil,” tukasnya.

Ditempat yang sama, Yakub Kambu, S, Sos, Kepala Seksi Identitas Penduduk dalam laporan menyebutkan, tujuan dilaksanakan pelayanan #GISA untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya dokumen kependudukan, sehingga berperan aktif untuk mengurusnya.

“Begitu juga pentingnya pemutakhiran data penduduk, dimana bersama pemerintahan tingkat bawah RT dan RW secara sadar melaporkan setiap peristiwa kependudukan yang dialami,” ujar Yakub Kambu.

Selain itu lanjut Yakub Kambu, pemanfaatan data kependudukan untuk perencanaan pembangunan, pelayanan public, alokasi anggaran dan pembangunan, demokrasi serta terwujudnya kota Jayapura sebagai kota tertib administrasi kependudukan.

Dia juga melaporkan, sasaran #GISA ini semua untuk penduduk yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK). KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), Akte Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta perceraian dan Akta Sipil lainnya.

Kegiatan ini nantinya akan di lakukan sebanyak 7 kali, yang dimulai dari Kelurahan Angkasa menyusul Asano, Yabansai, Bayangkara, Numbai Abe pantai dan Kelurahan Waena,” tutup Yakub.

(har).