Biak, Teraspapua.com – Tokoh Papua sekaligus putra daerah Kampung Dwar, Constant Karma, kembali menginjakkan kaki di tanah kelahirannya, Minggu (8/6/2025).
Dalam suasana penuh sukacita dan kehangatan. Ia diundang secara khusus untuk membuka kegiatan barapen sekaligus jamuan makan bersama Jemaat GKI Ottow ma Geissler Dwar, Biak Utara.
Sebelumnya Constant Karma dan Istri Ibu Regina Rumbiak beribadah bersama jemaat dan masyarakat di GKI Seneka, Kampung Karnindi, Klasis Biak Barat.
Kedatangan Constant Karma yang didampingi sang istri, Regina Rumbiak Karma, disambut hangat oleh jemaat dan masyarakat. Kampung Dwaar menjadi tempat istimewa karena bukan hanya sebagai tanah kelahiran, tetapi juga tempat di mana ia pernah dinobatkan sebagai anak adat dengan gelar Mananwir Sanadi Constant Karma.
Setelah membuka barapen dan mengikuti jamuan makan bersama warga jemaat, Constant Karma menyerahkan empat buah buku karyanya yang membahas tentang sirkumsisi dalam Alkitab.
Buku tersebut merupakan hasil refleksi teologis yang mengangkat perjanjian antara Allah dan Abraham, yang menurut Karma penting untuk kembali dikenalkan kepada masyarakat gereja, khususnya GKI di Tanah Papua.
“Saya dan keluarga berasal dari kampung ini, jadi saya merasa penting untuk menyosialisasikan buku ini juga di sini. Buku ini sebelumnya sudah tersebar, dan akan dibahas dalam sidang-sidang gereja. Karena itu saya ingin pendeta dan tokoh masyarakat di kampung saya juga memilikinya,” kata Constant Karma.
Dalam acara itu, ia menyerahkan buku tersebut secara simbolis kepada Pendeta Jemaat GKI Ottow ma Geissler, Pdt. Neli Suderajat Pattipeiluhu, serta salah satu tokoh masyarakat setempat, Aspenas Karma.
Pdt. Neli Suderajat Pattipeiluhu menyampaikan rasa terima kasih kepada Constant Karma yang telah memenuhi undangan jemaat untuk membuka barapen. Ia menyebut kehadiran Karma membawa sukacita tersendiri, karena telah menyatu kembali dengan masyarakat kampung kelahirannya.
“Kami bersyukur karena semua rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik. Kehadiran Bapak Constant Karma bersama istri dan timnya menjadi kebanggaan bagi kami. Apalagi beliau adalah anak kampung ini, yang sebelumnya juga telah dinobatkan sebagai Mananwir,” ujarnya.
Mewakili jemaat dan masyarakat Dwaar, Pdt. Neli juga menyampaikan dukungan dan doa bagi pasangan Benhur Tomi Mano dan Constant Karma yang akan maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dalam pemungutan suara ulang pada bulan Agustus mendatang.
“Walau Bapak Constant tidak tinggal di Dwar, kami berharap ia sesekali tetap datang berkunjung. Kami ingin terus membangun komunikasi dan relasi antara orang tua, anak-anak, dan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara Constant Karma mengungkapkan bahwa kunjungannya ke Dwaar membangkitkan semangat dan energi baru bagi dirinya. Ia merasa sangat tersentuh karena bisa kembali berbicara dengan bahasa Biak di tengah masyarakat kampungnya.
“Saat saya dinobatkan sebagai Mananwir, saya spontan berbicara dalam bahasa Biak. Rasanya seperti alami keluar sendiri. Itu sangat menyenangkan, dan masyarakat pun senang saya masih ingat bahasa daerah saya,” ungkap Karma.
Ia juga mengapresiasi keberadaan gedung gereja yang kini berdiri megah di tengah kampung. Menurutnya, kehadiran gereja dan fasilitas sekolah minggu menjadi simbol nyata kehadiran Tuhan di tengah umat.
“Saya bersyukur melihat ada ruang untuk anak-anak memuji dan menyembah Tuhan. Ini bukan hanya rumah ibadah, tapi juga pusat pertumbuhan rohani generasi muda di kampung ini,” ujarnya.
Ditempat yang sama salah satu anggota Jemaat , Yohan Marsiom, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Constant Karma menghadiri undangan mereka.
“Ini adalah kehormatan bagi kami karena beliau menyempatkan waktu untuk hadir. Semoga kebersamaan ini membawa berkat bagi seluruh warga jemaat dan kampung,” ucap Yohan.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antara tokoh masyarakat, gereja, dan warga kampung, serta menjadi momentum rohani
yang memperkuat nilai-nilai iman, budaya, dan pendidikan di tanah Papua,” pungkasnya.
(Hr)















