Tim URC Polda Papua,Bantu Proses Pemakaman Jenazah PDP Positif Covid-19.

Proses pemakaman jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di TPU Buper Waena

Jayapura.Teraspapua.com – Tim Unit Reaksi Cepat Polda Papua,bantu proses pemakaman jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di TPU Buper Waena kota Jayapura, Minggu (05/04/2020).

Proses pemakaman dipimpin Kepala Rumah Sakit Tingkat II Marthen Indey Kolonel CKM dr. Budi.SpKJ dan Juru bicara covid 19 Prov Papua  Dr. Silvanus Sumule , Sp OG, bersama Tim  Unit Reaksi Cepat (URC) Covid 19 Polda dan Polresta Jayapura Kota yang dipimpin Iptu irwan serta Kapolsek Heram Iptu Alfrit B. Nadek, SH.

banner 325x300banner 325x300

Juru Bicara Satgas COVID-19 Provinsi Papua dr. Silwanus Sumule usai pemakaman mengatakan jenazah pasien telah dimakamkan sesuai standar protokol penanganan jenazah pasien COVID-19. 

Menurutnya, tim medis telah bekerja keras untuk kesembuhan pasien, namun masih kalah dari ganasnya virus corona baru atau Covid-19 ini. Kami akan terus berjuang untuk memenangkan peperangan dalam penyakit virus ini.

Ia meyakini, dengan dukungan seluruh rakyat Papua dan mengikuti seluruh anjuran pemerintah, maka pertarungan melawan wabah ini akan segera dimenangkan.

Karena kami didukung oleh rakyat sebagai garda terdepan, petugas kesehatan di pertahanan terakhir dan Tuhan Allah sebagai tabib semawi “ imbuhnya.

Dr. Silwanus kembali mengajak semua pihak agar tetap bersatu padu, mematuhi instruksi pemerintah, senantiasa menjaga kesehatan dengan meningkatkan imun tubun serta mencegah penularan.

Jika ada keluhan kesehatan hubungi kami di hotline 1500671 atau Posko Ops Aman Nusa Matoa II-2020 Polda Papua 0967-5162555, 08114900555.

Ditambakan Silwanus, pasien tersebut sudah melalui pemeriksaan rapid test dan dinyatakan positif. Namun pemeriksaan dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test baru akan diumumkan hari ini, namun pasien meninggal dunia.

Untuk diketahui pasien berusia 70 tahun itu memiliki riwayat perjalanan ke Jakarta, wilayah terjangkit dan terjadi transmisi lokal wabah COVID-19 “ pungkasnya.

(Matu).